Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Rokhmat Ardiyan, menegaskan pentingnya pembenahan tata kelola lingkungan serta penguatan langkah mitigasi guna menghentikan siklus bencana alam yang terjadi secara berulang di berbagai wilayah Indonesia.
Ia menilai strategi penanggulangan bencana nasional tidak boleh hanya bertumpu pada tindakan darurat dan penyaluran bantuan pascakejadian, melainkan wajib memprioritaskan upaya pencegahan sejak dari perancangan kebijakan.
“Ketika bencana terjadi berulang kali, kita tidak boleh hanya bertanya bagaimana mempercepat bantuan setelah kejadian. Kita juga harus berani bertanya, apakah tata kelola lingkungan kita sudah cukup baik untuk mencegah risiko yang sama terulang kembali?” ujarnya melalui rilis yang disampaikan, Sabtu (24/10).
Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat X tersebut mengusulkan lima langkah strategis pengurangan risiko bencana, yakni percepatan pemulihan fungsi ekologis hutan dan Daerah Aliran Sungai (DAS), pengetatan pengawasan tata ruang, perlindungan ekosistem gambut serta mangrove, pengintegrasian data lingkungan ke sistem peringatan dini, dan pelibatan aktif masyarakat desa.
Langkah ini selaras dengan pilar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan kelestarian alam dan perlindungan warga sebagai fondasi utama pembangunan nasional.
Di samping itu, ia mendorong agar alokasi anggaran mitigasi diposisikan sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam menjaga keselamatan publik.
“Jangan sampai kita mengeluarkan anggaran besar untuk memperbaiki kerusakan, tetapi pada saat yang sama membiarkan faktor-faktor yang memperbesar risikonya tetap berlangsung. Pencegahan harus menjadi bagian utama dari perencanaan pembangunan,” pungkasnya.
Melalui sinergi terpadu antara pemulihan ekosistem, pemanfaatan teknologi, dan partisipasi publik, ia optimistis pembenahan tata kelola lingkungan dapat menekan risiko krisis ekologis sekaligus menciptakan perlindungan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
sumber : Fraksi Gerindra















