Menlu Arrmanatha sebut Kunjungan Sekjen PBB Bentuk Pengakuan Kepemimpinan Prabowo

Kunjungan Sekjen PBB

Jakarta, PR Politik – Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, menegaskan bahwa kunjungan Sekjen PBB Antonio Guterres ke Indonesia merupakan bentuk pengakuan internasional atas kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto serta keaktifan diplomasi Indonesia di panggung global.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam jumpa pers bersama di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Minggu (19/10).

“Sebelum masa jabatannya berakhir tahun ini, Sekjen PBB melakukan kunjungan seperti ini hanya ke beberapa negara. Indonesia adalah salah satunya. Pilihan ini merupakan pengakuan atas kepemimpinan Presiden Prabowo dan peran aktif Indonesia di panggung dunia,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen PBB António Guterres menyampaikan apresiasinya atas konsistensi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan diplomasi multilateral.

“Saya datang ke Indonesia dengan misi untuk menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan,” ujarnya. “Indonesia adalah pilar multilateralisme di tengah dunia kita yang terus berubah.”

Selama agenda kunjungannya, Sekjen PBB diterima oleh Presiden Prabowo di Hambalang pada Sabtu (18/10), lalu meninjau Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI di Sentul serta mengisi diskusi Foreign Policy Circle Talks (FPCT).

Ia mengungkapkan ada tiga poin utama yang dibahas bersama PBB, yakni penguatan fungsi multilateralisme, urgensi reformasi kelembagaan PBB, dan penegasan komitmen Indonesia.

“Bagi Indonesia dan Global South, multilateralisme bukan pilihan, melainkan kebutuhan. Tidak ada negara, sekuat apa pun, yang dapat menghadapi tantangan saat ini sendirian,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Indonesia siap mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030 untuk mendorong sistem internasional yang lebih akuntabel dan responsif.

Terkait konflik di Palestina, Indonesia bersama PBB terus mengawal terwujudnya solusi dua negara (two-state solution) demi perdamaian yang adil dan abadi.

Baca Juga:  Wujudkan Tata Kelola Bersih, Itjen Kemhan Audit Kinerja Biro Humas dan Puslaik TA 2025

Mengakhiri keterangannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi atas kepemimpinan António Guterres selama menahkodai PBB.

“Anda datang untuk menyampaikan penghargaan kepada Indonesia. Hari ini, Indonesia menyampaikan penghargaan kepada Anda. Terima kasih atas kepemimpinan, persahabatan, dan keberanian Anda,” tutupnya mengulas signifikansi kunjungan Sekjen PBB Antonio Guterres.

sumber : Kemlu