Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peningkatan Kemampuan Numerasi Generasi Muda Papua Melalui Metode GASING

Sorong, PR Politik – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk berbicara tentang pentingnya peningkatan kemampuan numerasi bagi generasi muda Papua sebagai fondasi membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Hal ini disampaikannya saat membuka Rapat Kerja dengan Pemerintah Daerah se-Provinsi Papua Barat Daya di Rylich Panorama, Kota Sorong, Kamis (6/11).

Ribka mengapresiasi inisiatif pendidikan berbasis metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) yang digagas oleh fisikawan Yohanes Surya. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi langkah penting untuk mengubah paradigma belajar matematika agar lebih mudah dan menyenangkan bagi anak-anak Papua.

“Saya pikir kita ini produk-produk dulu itu takut matematika, betul ya? Justru itu sekarang ada pendekatan gimana dibuat supaya anak-anak generasi Z sekarang tidak boleh takut matematika,” ujar Ribka.

Ia mengungkapkan, peningkatan kemampuan numerasi menjadi salah satu fokus penting pemerintah. Berdasarkan hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2022, Indonesia masih berada di peringkat bawah. Karena itu, pemerintah menargetkan peningkatan signifikan skor PISA dalam lima tahun ke depan.

Wamendagri Ribka menegaskan pentingnya menyiapkan generasi muda Papua agar mampu bersaing dalam kompetisi global. Para pemimpin daerah, kata Ribka, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan generasi penerus siap menghadapi bonus demografi.

“Karena kita akan mewariskan generasi. Kita akan mewariskan generasi yang menurut saya yaitu generasi Z, yang jangan sampai kemudian mereka akan kecewa dengan kita,” imbuhnya.

Ia menambahkan, semangat memperbaiki kualitas pendidikan di Papua didasari pengalaman pribadinya sebagai ASN.

“Saya ingin generasi kita ke depan, anak-anak Papua ini tidak memiliki stigma sama dengan kita hari ini. Kita hanya perbaiki-perbaiki nasib. Kami mau mulai merubah kemampuan numerasi, karena numerasi ini penting sekali,” tegasnya.

Baca Juga:  Kemensos Kirim Bantuan Rp568 Juta untuk Korban Banjir di Lampung

Rapat kerja tersebut dihadiri di antaranya oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, bupati/wali kota se-Provinsi Papua Barat Daya, dan fisikawan Yohanes Surya.

 

 

sumber : Kemendagri RI

Bagikan:

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru