Targetkan Mitigasi Bencana Ekologis, Kemenhut dan Pertamina Foundation Kelola Kawasan Hutan Tujuan Khusus

Jakarta, PR Politik – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Pertamina Foundation untuk mengoptimalkan Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK). Kerja sama ini difokuskan pada penguatan fungsi hutan sebagai penyangga sistem hidrologi guna menekan risiko bencana alam di Indonesia.

Sinergi tersebut diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (14/1). Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki yang hadir menyaksikan prosesi tersebut menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan inovasi dalam tata kelola hutan yang lebih adaptif.

“Kebijakan kehutanan nasional saat ini menuntut perubahan paradigma: dari pengelolaan hutan yang reaktif menjadi pengelolaan hutan yang preventif, adaptif, dan resilien terhadap risiko bencana,” ujarnya.

Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM), Kemenhut menyiapkan sejumlah lokasi KHDTK untuk dikembangkan bersama Yayasan Pertamina. Fokus utama kegiatan ini meliputi rehabilitasi lahan kritis, peningkatan kapasitas masyarakat sekitar hutan, serta integrasi sektor pangan dan energi berbasis kehutanan.

Wamenhut berharap KHDTK tidak hanya berfungsi sebagai lahan penelitian, tetapi bertransformasi menjadi model percontohan nasional. “KHDTK diharapkan menjadi Center of Excellence atau unit unggulan yang menyiapkan SDM kompeten serta menjadi model pengembangan teknologi dan kebijakan,” tambahnya.

Langkah kolaboratif ini menjadi bagian dari Rencana Strategis Kemenhut 2025–2029. Mengingat lebih dari 90 persen bencana di tanah air merupakan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, pemerintah menempatkan pemulihan fungsi hutan sebagai prioritas nasional untuk pengendalian perubahan iklim.

Pemerintah menargetkan Nota Kesepahaman ini dapat segera diimplementasikan sebagai platform pendidikan kehutanan jangka panjang. Inovasi yang dihasilkan nantinya akan direplikasi secara nasional guna memastikan keberlanjutan ekosistem hutan Indonesia bagi generasi mendatang.

Baca Juga:  Tiba Di Antalya, Presiden Prabowo Disambut Antusias Warga Indonesia

sumber : Kemenhut RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru