Jakarta, PR Politi — Founder KONER, Silih Agung Wasesa, menyambut baik kehadiran komunitas Public Relations (PR) Politik sebagai wadah yang berkontribusi aktif dalam dinamika komunikasi politik di Indonesia.
Dalam pertemuan bersama komunitas PR Politik pada Selasa, 2 September 2025, penulis buku best seller Political Branding ini menekankan pentingnya pengembangan Intellectual Property (IP) di ranah komunikasi politik. Menurutnya, IP merupakan aset strategis yang mampu memperkuat positioning sekaligus meningkatkan daya saing PR politik di tengah ekosistem komunikasi publik yang semakin kompleks.
“PR politik memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan, khususnya melalui penciptaan Intellectual Property yang bisa menjadi warisan pengetahuan, metodologi, maupun perangkat praktis yang bermanfaat bagi publik dan stakeholder politik,” ujar Silih.
Lebih jauh, Silih menyoroti bahwa ukuran efektivitas PR politik masih belum sejelas political branding, yang selama ini memiliki tolok ukur lebih konkret. Karena itu, ia mendorong lahirnya produk-produk PR politik yang terukur, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.
“Kita butuh produk yang nyata, dengan ukuran yang jelas, sehingga kontribusi PR politik dapat lebih terasa dampaknya, baik bagi aktor politik maupun masyarakat luas,” tambahnya.
Pertemuan ini menjadi momentum awal untuk memperkuat peran komunitas PR Politik, tidak hanya sebagai jejaring profesional, tetapi juga sebagai motor pengembangan konsep, praktik, dan produk-produk komunikasi politik yang relevan dengan kebutuhan zaman.















