Rentan Bencana dan Padat Wisatawan, Komisi V DPR Desak Peningkatan Kelas dan Anggaran Basarnas Yogyakarta

Yogyakarta, PR Politik – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dikenal memiliki tingkat kunjungan wisatawan yang sangat tinggi meski berada di wilayah dengan karakteristik rawan bencana. Oleh sebab itu, penguatan kapasitas Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dinilai mendesak untuk ditingkatkan karena menjadi pilar kunci dalam menjamin keselamatan warga maupun keamanan kawasan pariwisata.

“Yogyakarta memiliki karakteristik multi hazard region, mulai dari ancaman erupsi Gunung Merapi, gempa bumi, kecelakaan di kawasan tebing, hingga potensi kedaruratan di wilayah pesisir yang membutuhkan dukungan Basarnas dengan kapasitas yang memadai,” ungkap Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Erna Sari Dewi, usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Kantor Basarnas Yogyakarta, Jumat (17/7).

Menurut legislator Partai NasDem asal Daerah Pemilihan (Dapil) Bengkulu tersebut, sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia, Yogyakarta memerlukan perhatian khusus. Ia menekankan bahwa pembangunan industri pariwisata tidak boleh dipisahkan dari jaminan keselamatan dan keamanan bagi para wisatawan.

Ia menjelaskan, tingginya mobilitas wisatawan di DIY menjadikan kesiapsiagaan personel Basarnas sebagai bagian integral dalam sistem perlindungan masyarakat. Dukungan kelembagaan perlu diperkuat agar institusi penolong tersebut responsif menghadapi eskalasi kedaruratan yang sewaktu-waktu dapat terjadi di kawasan berisiko tinggi.

“Tentu ini dibutuhkan dukungan secara politis juga dan tentu dukungan anggaran terkait bahwa memang kapasitasnya harus diperkuat dan kelasnya harus ditingkatkan,” lanjutnya merinci kebutuhan eskalasi kelembagaan Basarnas.

Selain penguatan armada dan anggaran operasional, Erna menyoroti krusialnya aspek edukasi mitigasi kebencanaan bagi masyarakat umum sejak usia dini. Ia mendorong agar program seperti SAR Go to School dan sosialisasi keselamatan publik digencarkan kembali.

“Kalau SAR Go to School ini menurut saya sangat penting karena bagaimana kita melakukan penyelamatan diri, perlu diperkenalkan dan perlu di sosialisasikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia berharap pengusulan kenaikan kapasitas Basarnas tidak disikapi sekadar sebagai pemenuhan kebutuhan internal birokrasi, melainkan diposisikan sebagai bentuk investasi strategis negara dalam memberikan jaminan perlindungan bagi masyarakat serta wisatawan di kawasan rawan bencana.

Baca Juga:  Komisi IX DPR RI Desak Pengawasan Ketat Program Makan Bergizi Gratis Usai Kasus Keracunan

sumber : Fraksi Nasdem

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Opini