Legislator PKS Ateng Sutisna Dorong Investasi yang Ciptakan Lapangan Kerja, Angkat UMKM, dan Ramah Lingkungan

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI, Ateng Sutisna

Jakarta, PR Politik — Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI, Ateng Sutisna, mengapresiasi capaian Kementerian Investasi/BKPM yang telah merealisasikan 75 persen target investasi hingga periode Januari–September. Ia menilai capaian tersebut merupakan sinyal positif bagi iklim investasi nasional. Meski demikian, menurutnya, keberhasilan tidak boleh hanya diukur dari nilai investasi semata.

Dalam Rapat Kerja Komisi XII DPR RI bersama Menteri Investasi, Ateng Sutisna menegaskan perlunya selektivitas dalam menarik dan memberikan fasilitas kepada investor. Ia menekankan bahwa investasi harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja. Berdasarkan data BPS, jumlah pengangguran masih mencapai sekitar 7,46 juta orang, termasuk empat juta pengangguran terbuka. Kondisi ini, menurut Ateng, harus menjadi perhatian utama pemerintah dalam menyusun strategi investasi.

Ateng juga mendorong agar investor yang masuk ke Indonesia mampu menghidupkan ekosistem UMKM. Ia meminta pemerintah memberikan karpet merah kepada investasi yang mampu mendorong tumbuhnya usaha kecil dan menengah serta membuka peluang kemitraan yang lebih luas di rantai pasok industri.

Selain itu, ia menekankan pentingnya memastikan investasi yang diterima tidak merusak lingkungan. Ateng mengingatkan bahwa bencana hidrometeorologi terjadi di banyak wilayah Indonesia, sehingga pemerintah perlu mengutamakan investasi yang ramah lingkungan dan tidak mempercepat perubahan iklim.

Dalam kesempatan yang sama, Ateng mendorong agar pemerintah tidak hanya fokus pada investor asing, tetapi juga memperkuat minat investasi dalam negeri. Ia berharap para pengusaha nasional menanamkan modalnya di dalam negeri dan tidak menyimpan dana di luar negeri agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Ateng juga menyampaikan perlunya memperkuat sektor ekspor dengan mendorong investasi yang menghasilkan produk berdaya saing global. Menurutnya, kontribusi investasi hendaknya tidak hanya menambah pundi-pundi negara, tetapi juga menguatkan posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.

Baca Juga:  Lamhot Sinaga Dorong Pemerintah Manfaatkan Film untuk Promosi Budaya dan Pariwisata

“Harapan kami, investasi yang masuk bukan hanya mendatangkan angka, tetapi membawa manfaat: lapangan kerja bertambah, UMKM naik kelas, dan lingkungan tetap terjaga,” ujar Ateng.

Bagikan:

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru