Hoerudin Amin: Kesadaran Kolektif terhadap Pancasila Harus Ditingkatkan

Anggota MPR RI, M. Hoerudin Amin, S.Ag., MH | Foto: Istimewa

Jakarta, PR Politik (5/12) – Anggota MPR RI, M. Hoerudin Amin, S.Ag., MH., menyoroti tantangan besar yang dihadapi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila. Dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang berlangsung di Cisurupan, Kabupaten Garut, Senin (2/12/2024), ia menekankan pentingnya pendekatan budaya dan kesadaran kolektif dalam memahami Pancasila, bukan sekadar melalui hafalan.

Menurut Hoerudin, tren pemahaman masyarakat terhadap Pancasila selama lima tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang sangat kecil. Ia mengaitkan kondisi ini dengan menurunnya daya tarik nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

“Tentu ini terjadi karena kepentingan terhadap nilai (Pancasila) ini sudah tak memiliki daya tarik. Dan akan menyebabkan merasa di luar kepentingan dirinya. Jika hal ini benar terjadi, kita bisa memastikan bahwa masyarakat tak memiliki lagi kepentingan secara kesadaran sosial untuk hidup berbangsa dan bernegara,” ujar anggota Komisi X DPR RI itu.

Hoerudin juga mengingatkan pentingnya menanamkan empat pilar kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika—pada generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga keutuhan bangsa.

“Jika hal ini tak ada lagi kepentingan yang satu sebagaimana yang diterangkan tadi, maka kita sudah harus mengingatkan ikat pinggang bahwa empat pilar kebangsaan kita, yaitu Pancasila, UUD NRI, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, dalam sebuah ancaman,” tegasnya.

Baca Juga: Ratna Juwita Usulkan Pemerintah Libatkan Akademisi dalam Investasi Industri Ekstraktif

Acara ini terselenggara berkat kerja sama dengan Yayasan Imanul Ulya Desa Cisero dan diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kesadaran kolektif masyarakat.

Hoerudin Amin menyerukan perlunya sosialisasi nilai-nilai Pancasila secara masif dan berkelanjutan agar dapat memberikan dampak nyata terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di masa depan.

Baca Juga:  Cheroline Chrisye Makalew Desak Kuota Khusus Tenaga Kerja Papua di PT Freeport Indonesia

 

Sumber: fraksipan.com