Jakarta, PR Politik (21/11) – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS, Nevi Zuairina, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus penyalahgunaan BBM subsidi yang merugikan masyarakat kecil. Dalam rapat Dengar Pendapat antara Komisi XII dengan BPH Migas baru-baru ini, Nevi menyoroti berbagai modus pelanggaran, mulai dari manipulasi takaran BBM di SPBU hingga pencampuran BBM dengan zat lain yang menurunkan kualitas.
“BBM subsidi adalah hak masyarakat kecil yang harus dijaga ketat. Penyalahgunaan oleh oknum di SPBU adalah bentuk pelanggaran serius yang tidak boleh dibiarkan,” tegas Hj. Nevi Zuairina.
Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya merugikan konsumen secara langsung, tetapi juga melanggar tujuan utama pemerintah dalam memberikan subsidi energi kepada mereka yang membutuhkan. Ia meminta pemerintah, khususnya BPH Migas dan instansi terkait, untuk meningkatkan pengawasan distribusi BBM subsidi di seluruh Indonesia.
Nevi mengusulkan pemanfaatan teknologi digital sebagai solusi untuk memonitor distribusi dan penggunaan BBM subsidi secara real-time. Ia yakin dengan teknologi ini, pelanggaran dapat diminimalkan, dan pelaku dapat segera ditindak.
“Penindakan hukum tanpa pandang bulu perlu dilakukan. Pelaku harus mendapatkan sanksi yang setimpal, termasuk pencabutan izin operasional SPBU jika terbukti melakukan pelanggaran berulang,” ujarnya.
Baca Juga: Rina Sa’adah: Baratin Harus Terapkan AI untuk Awasi Komoditas Masuk
Dalam rapat tersebut, Nevi juga mengusulkan agar pemerintah melibatkan masyarakat melalui sistem pelaporan yang mudah diakses. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BPH Migas, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan subsidi BBM tepat sasaran.
Selain itu, ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai subsidi BBM dan dampaknya bagi kelompok rentan.
“Subsidi energi adalah bentuk keberpihakan negara kepada rakyat kecil. Karena itu, kita harus bersama-sama menjaga agar kebijakan ini tidak disalahgunakan,” tutup Nevi Zuairina.
Nevi Zuairina, legislator asal Sumatera Barat II, berharap pemerintah dapat segera memperbaiki sistem distribusi dan pengawasan BBM subsidi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sumber: fraksi.pks.id















