Ciamis, PR Politik – Anggota Komisi IV DPR RI, Ir. H. Herry Dermawan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Bulog di Jalan Raya Ciamis–Banjar, Desa Cisaga. Sidak ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok beras, penyerapan gabah dan beras lokal, serta stabilitas harga di wilayah Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.
“Yang paling ingin saya pastikan adalah keterserapan beras lokal. Dan ternyata Bulog sudah menyerap dengan harga yang baik, bahkan sampai Rp7.200 per kilogram,” ujar Herry saat meninjau langsung gudang penyimpanan beras dan fasilitas penggilingan padi mitra Bulog.
Herry menyampaikan bahwa stok beras di gudang Bulog untuk wilayah Ciamis dan sekitarnya dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. “Stok beras untuk Ciamis tahun ini aman. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Herry juga meninjau pabrik penggilingan beras modern yang berada tepat di samping gudang Bulog Cisaga. Pabrik tersebut telah dilengkapi mesin pengolahan beras berteknologi tinggi yang mampu menyortir berdasarkan kualitas dan warna.
“Mesin sortir ini luar biasa. Kita bisa lihat hasil penggilingan dibagi secara otomatis sesuai kualitasnya. Ini contoh pengolahan beras yang efisien dan berkualitas,” katanya. Herry berharap penggilingan padi lainnya di Ciamis dapat melakukan modernisasi mesin seperti pabrik mitra Bulog ini.
Sementara itu, Kepala Sub Divre Bulog Ciamis, Dadan Irawan, menjelaskan bahwa serapan gabah lokal telah berjalan optimal dengan harga beli yang menguntungkan petani. “Harga minimal Rp6.500, bahkan ada yang Rp7.200. Target serapan tahun ini 54 ribu ton, dan sudah terealisasi 41 ribu ton,” ujar Dadan.
Ia juga menyebutkan bahwa beras yang diserap berasal dari berbagai daerah, seperti Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran. “Kami memiliki 22 gudang dengan kapasitas total 22 ribu ton. Meskipun begitu, kami optimis menyerap sesuai target,” pungkasnya.
Sidak ini menjadi bentuk komitmen Komisi IV DPR RI dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan memastikan kesejahteraan petani lokal di tengah dinamika harga dan distribusi pangan nasional.
Sumber: fraksipan.com















