Jakarta, PR Politik – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Dyah Roro Esti, menggelar pertemuan diplomatik-ekonomi dengan jajaran perwakilan US-ASEAN Business Council (US-ABC). Pertemuan strategis tersebut dilangsungkan di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Selasa (2/6).
Konferensi bilateral ini secara khusus membedah draf potensi kolaborasi makro antara Kemendag dan jejaring korporasi multinasional yang bernaung di bawah bendera US-ABC. Sinergi ini difokuskan untuk menyokong program percepatan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia, terkhusus pada klaster perluasan akses pasar global serta peningkatan kapasitas usaha hulu-hilir.
Dalam kesempatan tersebut, delegasi US-ABC turut membagikan draf informasi komprehensif mengenai berbagai rintisan program dan inisiatif pemberdayaan yang dapat dikonversi menjadi peluang kolaborasi aktif guna mendongkrak kelas daya saing serta standardisasi produk UMKM domestik.
Wamendag Dyah Roro Esti menyampaikan draf ekspektasi yang besar agar penjajakan kemitraan dengan US-ABC ini bertindak sebagai batu loncatan awal dalam memperlebar sayap penetrasi pasar para pelaku usaha lokal. Kemendag berkomitmen penuh mengarahkan orientasi pembinaan ke arah ekosistem niaga yang lebih digital, inovatif, dan kompetitif di panggung perdagangan internasional.
“Wamendag menyampaikan harapannya agar penjajakan kerja sama dengan US-ABC dapat menjadi langkah awal dalam memperluas akses pasar UMKM Indonesia serta memperkuat kolaborasi yang mendukung pengembangan UMKM yang lebih digital, inovatif, dan kompetitif di pasar internasional,” demikian draf pernyataan resmi sirkulasi Kemendag.
Guna merealisasikan target draf transaksi riil, Wamendag Roro Esti secara terbuka melayangkan undangan agar pelaku UMKM yang berada di bawah asuhan siber dan lapangan US-ABC dapat berpartisipasi aktif dalam ajang pameran dagang terbesar nasional, Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.
Melalui stimulus pameran internasional tersebut, para pelaku usaha kecil tanah air diproyeksikan mampu berinteraksi langsung dan mengunci kontrak dagang dengan para buyer (pembeli) asing potensial. Akses eksklusif ini nantinya akan difasilitasi secara melekat oleh jaringan Perwakilan Perdagangan (Perwitri) Indonesia yang tersebar di berbagai belahan dunia.
Dalam mengawal jalannya negosiasi dan draf penjajakan kerja sama tersebut, Wamendag Roro Esti terpantau didampingi oleh Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag, Bayu Nugroho. Keterlibatan direktorat teknis ini diharapkan dapat mempercepat akselerasi draf perjanjian kerja sama komprehensif antara poros Jakarta dan asosiasi bisnis Amerika Serikat-ASEAN tersebut.
sumber : Kemendag RI















