Gagas Kompensasi Jejak Karbon, Sekretariat Jenderal Kementerian Kehutanan Tanam 900 Bibit Pohon di Rumpin

Bogor, PR Politik – Sekretariat Jenderal Kementerian Kehutanan melaksanakan kegiatan “Sinergi Hebat Sekretariat Jenderal: Penanaman Kompensasi Jejak Karbon Kementerian Kehutanan” di Rumpin, Bogor (14/11). Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen jajaran Sekretariat Jenderal dalam mendukung agenda keberlanjutan, pengendalian perubahan iklim, serta pelaksanaan kompensasi atas jejak karbon yang dihasilkan dari aktivitas organisasi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan, Mahfudz, menyampaikan bahwa penanaman pohon merupakan kontribusi nyata dalam mendukung agenda nasional dan global menuju karbon netral.

“Penanaman pohon ini bukan sekadar simbol, tetapi aksi nyata yang mencerminkan tanggung jawab kita terhadap lingkungan. Pohon yang tumbuh akan menjadi benteng alam dalam menghadapi perubahan iklim, sekaligus warisan bagi generasi mendatang,” ujar Mahfudz.

Ia menegaskan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan Sekretariat Jenderal terhadap target FOLU Net Sink 2030, di mana sektor kehutanan diharapkan menjadi penyerap karbon bersih pada tahun 2030.

“Sinergi hebat ini kita bangun dan budayakan sebagai wujud kontribusi nyata Sekretariat Jenderal dalam mendukung pencapaian kinerja Kementerian Kehutanan, termasuk dalam implementasi komitmen pengurangan emisi,” tambahnya.

Kepala Pusat Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi Kehutanan, Wening Sri Wulandari, melaporkan hasil penghitungan jejak karbon lingkup Kementerian Kehutanan tahun 2024.

“Hasil penghitungan menunjukkan total jejak karbon Sekretariat Jenderal sebesar 15.981 ton CO₂e, dengan 5,2% berasal dari emisi langsung penggunaan bahan bakar (Scope 1), 85,5% dari penggunaan listrik (Scope 2), dan 9,3% dari perjalanan dinas serta transportasi pegawai (Scope 3),” lapor Wening.

Wening menambahkan, penghitungan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Kehutanan dan kini berlanjut ke tingkat Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Dalam kegiatan penanaman kompensasi ini, disiapkan 900 bibit pohon jenis MPTS (Multi Purpose Tree Species) yang memiliki nilai ekologis, ekonomis, dan sosial. Penanaman dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Jenderal bersama para Staf Ahli Menteri dan perwakilan unit.

Baca Juga:  Wamenkeu Suahasil: Defisit Anggaran Aman Selama Utang Dikelola Produktif dan Hati-Hati

 

 

sumber : Kemenhut RI

Bagikan:

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru