Dede Yusuf Dorong Pengangkatan CPNS Segera, Tak Perlu Tunggu Oktober 2025

Wakil Ketua Komisi II DPR Fraksi Demokrat, Dede Yusuf Macan | Foto: DPR RI (dok)

Jakarta, PR Politik – Wakil Ketua Komisi II DPR, Dede Yusuf, berharap pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dapat segera dilakukan tanpa harus menunggu hingga batas waktu paling lambat, yakni Oktober 2025. Menurutnya, Komisi II DPR tidak merekomendasikan pengangkatan CPNS dilakukan secara serentak sebagaimana diusulkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

“Sebetulnya jika ada daerah yang sudah siap mengangkat tidak perlu menunggu masa paling lambat, bisa segera juga mengangkatnya,” kata Dede saat dihubungi pada Sabtu, 8 Maret 2025.

Komisi II meminta agar CPNS dan PPPK formasi 2024 dapat segera diangkat. Dalam rekomendasi rapat bersama Kemenpan RB pada Rabu, 5 Maret 2025, Komisi II meminta agar pengangkatan CPNS dapat diselesaikan pada Oktober 2025, sementara PPPK pada Maret 2026. “Tidak ada kata serentak,” tegas Dede.

Politikus Partai Demokrat itu mengungkapkan bahwa Kemenpan RB awalnya mengusulkan agar pengangkatan CPNS dan PPPK formasi 2024 dilakukan serentak pada Oktober 2026. Namun, rekomendasi dari Komisi II menjadi jalan tengah dari usulan awal pemerintah.

Dede menjelaskan bahwa penundaan pengangkatan CPNS dan PPPK disebabkan oleh kendala anggaran di pemerintah daerah, terutama pada masa transisi kepala daerah. Selain itu, efisiensi anggaran juga menjadi faktor penghambat dalam proses pengangkatan ini.

Meskipun demikian, Menteri PANRB Rini Widyantini akhirnya memutuskan bahwa pengangkatan CPNS tetap akan dilakukan secara serentak. Keputusan ini tertuang dalam surat kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) tertanggal 7 Maret 2025. Menurutnya, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kesiapan instansi pemerintah dalam menuntaskan pengadaan Calon ASN (CASN), formasi, jabatan, dan penempatannya.

“Kami menyadari penyelesaian pengangkatan serentak ini memerlukan waktu karena harus dilakukan secara cermat dan hati-hati,” ujar Rini dalam keterangan resminya pada Jumat, 7 Maret 2025.

Baca Juga:  Iman Adinugraha Tinjau Budidaya Pisang di Sukabumi, Dorong Penguatan Pertanian Berkelanjutan

Rini juga menjelaskan bahwa selama ini Terhitung Mulai Tanggal (TMT) pengangkatan ASN tidak seragam, dengan masing-masing instansi memiliki tanggal yang berbeda. Kemenpan RB dan BKN berupaya menata sistem ini agar lebih terstruktur.

Pemerintah memastikan bahwa pengangkatan serentak CPNS akan dilakukan pada 1 Oktober 2025, sementara bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik seleksi tahap 1 maupun tahap 2, pengangkatan ditetapkan pada 1 Maret 2026.

Dengan keputusan tersebut, BKN kini tengah menyiapkan peta pengangkatan serentak CASN 2024 sebagai pedoman bagi instansi pemerintah dan peserta seleksi yang telah dinyatakan lulus, termasuk peserta yang masih menjalani proses seleksi.

Rini menambahkan bahwa pemerintah sebelumnya telah mengimbau instansi untuk menyiapkan anggaran bagi pegawai non-ASN yang masuk dalam database BKN selama proses pengadaan PPPK 2024 berlangsung.

Diketahui, pada tahun 2024 pemerintah telah mengadakan seleksi CASN dengan total formasi sebanyak 248.970 untuk CPNS dan 1.017.111 untuk PPPK, berdasarkan data per Januari 2025. Proses seleksi CPNS dimulai pada Agustus 2024, sementara seleksi PPPK dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap pertama pada September 2024 dan tahap kedua pada Januari 2025.

 

Sumber: fpd-dpr.com

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru