Buka Pelatihan Keselamatan 1.052 Mitra Grab, Menhub Tekankan Budaya Berkendara dan Umumkan Kebijakan Pencairan Harian

Depok, PR Politik – Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menekankan pentingnya pembentukan budaya berkendara yang berkeselamatan di jalan raya, terutama bagi para pengemudi transportasi berbasis aplikasi digital. Hal tersebut disampaikannya saat membuka pelatihan keselamatan berkendara bagi 1.052 mitra pengemudi roda dua di Terminal Jatijajar, Depok, Selasa (28/7).

Pelatihan bertajuk “Safer Roads, Stronger Communities – Jalan Lebih Aman, Komunitas Lebih Kuat” ini digelar oleh Grab Indonesia bekerja sama dengan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) secara serentak di lima wilayah, yakni Jakarta/Depok, Yogyakarta, Surabaya/Sidoarjo, Medan, dan Makassar.

“Setiap hari, jutaan masyarakat mempercayakan perjalanannya kepada para pengemudi. Semua mengharapkan hal yang sama, yakni perjalanan yang lancar serta selamat sampai tujuan. Karena itu, keselamatan tidak boleh dipandang sebagai sekadar kewajiban memenuhi aturan, melainkan harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam setiap pengemudi agar setiap perjalanan berakhir dengan selamat,” ujarnya.

Ia menggarisbawahi bahwa aspek keselamatan tidak boleh dikalahkan oleh sekadar mengejar ketepatan waktu. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, kelayakan kendaraan, serta etika pelayanan merupakan standar mutlak yang harus dipegang oleh setiap mitra pengemudi.

“Keselamatan harus menjadi kebiasaan dalam bekerja, bukan sekadar slogan. Disiplin berlalu lintas, menghormati pengguna jalan, menjaga kondisi kendaraan, dan mengedepankan etika pelayanan merupakan tanggung jawab yang tidak dapat ditawar demi melindungi pengemudi maupun masyarakat,” tegasnya.

Di samping isu keselamatan, ia menyampaikan kabar penting terkait skema keuangan mitra. Pemerintah bersama pihak Grab Indonesia telah menyepakati aturan baru mengenai proses penyelesaian transaksi (settlement) keuangan yang mulai berlaku efektif per 1 Agustus 2026. Melalui kebijakan ini, pencairan transaksi di aplikasi akan dituntaskan pada hari yang sama (same-day settlement), sehingga tidak perlu menunggu hingga keesokan harinya. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi, mempercepat perputaran pendapatan mitra, serta meminimalisasi kebingungan di lapangan.

Baca Juga:  Kemenperin Prioritaskan Kawasan Industri Tematik untuk Perkuat Ketahanan Nasional

Ia menilai bahwa kolaborasi yang solid antara kementerian, penyedia layanan aplikasi, dan mitra pengemudi merupakan kunci dalam menciptakan ekosistem transportasi publik digital yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

Program pelatihan ini membekali para mitra pengemudi dengan gabungan teori dan simulasi praktik, mulai dari inspeksi kelaikan motor, standar penggunaan APD berkendara, teknik pengereman darurat, hingga pemetaan potensi bahaya di jalan raya.

Agenda strategis tersebut turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi, serta Sekretaris Jenderal AISI Hari Budianto. Melalui penguatan kapasitas SDM ini, Kemenhub optimistis budaya tertib berlalu lintas akan kian mengakar sekaligus memperkuat iklim perekonomian nasional.

sumber : Kemenhub RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Opini