Semarang, PR Politik – Barisan Muda Kosgoro 1957 (BMK 1957) bersiap menggelar Musyawarah Besar (Mubes) V yang dijadwalkan berlangsung pada 8–10 Agustus 2026 di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Forum tertinggi organisasi kepemudaan ini bakal melibatkan 250 peserta delegasi dari seluruh provinsi di Indonesia, serta turut mengundang berbagai unsur Organisasi Kepemudaan (OKP) kekaryaan di tingkat nasional.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Penyelenggara Mubes V BMK 1957, Siswanto, S.Pd., M.H., dalam sesi konferensi pers, Minggu (2/8).
“Mubes V akan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Ir. Hj. Sari Yuliati, M.T., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI,” ungkapnya.
Ia yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blora, menambahkan bahwa Mubes kali ini akan diisi dengan agenda upgrading khusus untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan para kader di daerah.
“Pada Mubes V akan disampaikan materi upgrading oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji, Dito Ariotedjo, Menteri Pemuda dan Olahraga RI periode 2023–2025, Said Aldi Al Idrus, Ketua Bidang Pemuda DPP Partai Golkar, Fahd A. Rafiq, Ketua Bidang Ormas DPP Partai Golkar, serta para mantan Ketua Umum BMK 1957 dan tokoh politik Jawa Tengah, salah satunya H. Muhammad Saleh,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua Organizing Committee (OC) Mubes V BMK 1957, Mahardika Soemantri, memaparkan bahwa persiapan teknis pelaksanaan di lapangan saat ini telah rampung hingga menyentuh angka 80 persen.
Panitia merancang jalannya acara dengan memadukan pendekatan formal organisasi dan aktivitas informal yang atraktif. Di luar sidang pleno, para peserta akan diajak mengikuti city tour guna mendalami kearifan lokal (local wisdom) setempat, sekaligus mengintegrasikan keterlibatan pelaku UMKM di Semarang untuk menggerakkan ekonomi mikro.
“Acara ini kami kemas secara meriah dengan memadukan konsep Mubes yang formal dan informal. Akan ada city tour untuk memberikan pemahaman mengenai local wisdom kepada peserta yang hadir, sekaligus melibatkan UMKM di Semarang, Jawa Tengah,” urai Mahardika. Menurutnya, inovasi ini sengaja dihadirkan agar Mubes tidak terkesan kaku. “Mubes BMK 1957 tidak hanya menjadi ruang formal, tetapi juga ruang informal tanpa menghilangkan esensi organisasi,” pungkasnya.
Sekretaris Jenderal DPP BMK 1957, Almanzo Bonara, menegaskan bahwa Mubes V ini secara konsisten mengusung tema besar: “Konsistensi Kaderisasi dan Kesinambungan Konsolidasi Barisan Muda Kosgoro 1957 sebagai Kader Penggerak untuk Kejayaan Partai Golkar Menuju Indonesia Emas 2045.”
“Tema tersebut diangkat sebagai wujud penguatan kaderisasi di tubuh Kosgoro 1957. Kaderisasi merupakan kebutuhan utama bagi Kosgoro 1957 and Partai Golkar agar dapat melahirkan kader-kader berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Ia menambahkan, perhelatan Mubes V ini merupakan perwujudan tanggung jawab dari kepemimpinan Kemas Ilham Akbar sebagai Ketua Umum bersama dirinya sebagai Sekretaris Jenderal sejak memenangkan mandat pada tahun 2021 di Hotel Peninsula, Jakarta.
“Ini adalah bagian dari panggilan sejarah. BMK 1957 telah banyak berkontribusi dalam melahirkan pemimpin nasional di DPP Partai Golkar maupun di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus mencetak kader-kader penggerak partai,” tutupnya mengakhiri rilis persnya.
sumber : Partai Golkar















