Tapanuli Utara, PR Politik – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, mendorong masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, untuk mengintensifkan pembentukan IKM berbasis potensi lokal guna memperkuat struktur perekonomian daerah.
Dorongan tersebut disampaikan ia saat menghadiri agenda pelatihan dan pengembangan wirausaha baru IKM pengolahan pupuk organik di Kecamatan Pahae Jae, Selasa (27/10).
Ia menilai bahwa sektor pengolahan pupuk organik memiliki prospek ekonomi yang sangat menjanjikan di kawasan yang mengandalkan sektor pertanian dan peternakan sebagai roda perekonomian utama.
Pemanfaatan limbah serta bahan baku lokal diharapkan mampu menciptakan peluang bisnis baru, menyerap tenaga kerja, sekaligus menghasilkan produk pertanian bernilai tambah tinggi.
Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa para pelaku usaha tidak boleh hanya berfokus pada teknik produksi belaka, tetapi juga harus menguasai standar mutu, pengemasan modern, perizinan, hingga manajemen keuangan.
Pengembangan sektor usaha rakyat ini memerlukan dukungan menyeluruh yang mencakup kemudahan akses pembiayaan, adopsi teknologi tepat guna, pendampingan berkala, serta ekspansi saluran pemasaran digital.
Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, sektor IKM nasional yang menaungi 4,52 juta unit usaha mampu menyerap hingga 13,11 juta tenaga kerja, atau setara 65,52 persen dari total pekerja sektor industri.
Di Kabupaten Tapanuli Utara sendiri, kontribusi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mendominasi dengan menyumbangkan 44,85 persen terhadap PDRB daerah, sehingga menjadi basis kuat bagi pertumbuhan IKM berbasis potensi lokal.
Selain pembinaan pupuk organik di Pahae Jae, ia sebelumnya turut membekali warga di Kecamatan Purba Tua mengenai diversifikasi industri kreatif berbasis pengolahan cokelat dan biji kakao.
Ia secara khusus mendorong partisipasi generasi muda untuk mengambil peran terdepan melalui inovasi produk olahan kakao, pemanfaatan pemasaran digital, serta penguatan merek dagang.
Melalui sinergi erat antara pemerintah, lembaga legislatif, dan pemangku kepentingan lokal, ia berharap rangkaian pelatihan kewirausahaan ini dapat menstimulasi lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru demi meningkatkan kesejahteraan warga Tapanuli Utara.
sumber : Fraksi Golkar















