Jakarta, PR Politik – Biro Humas dan Infohan Setjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama Pusat Kelaikan (Puslaik) Kemhan resmi memulai agenda Entry Meeting Audit Kinerja untuk Program Kerja dan Anggaran Tahun Anggaran 2025. Kegiatan pengawasan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 4 hingga 6 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat Biro Humas Setjen Kemhan, Jakarta, Rabu (4/2).
Kepala Biro Humas dan Infohan menegaskan bahwa audit yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemhan ini merupakan instrumen krusial dalam menerapkan prinsip good governance di lingkungan pertahanan. Sebagai satuan kerja, baik Biro Humas maupun Puslaik berkomitmen untuk mempertanggungjawabkan capaian target kinerja mereka sepanjang tahun lalu.
“Sebagai bagian daripada rangkaian pemerintahan yang bersih, tertib dan teratur. Tentunya kita memerlukan bagian dari pemeriksaan untuk memastikan bahwa kedepannya apa yang kita kerjakan secara program dan anggaran dapat berjalan semakin baik, semakin efektif dan semakin efisien,” ujarnya.
Sementara itu, Irjen Kemhan Letjen TNI Rui F.G.P. Duarte, dalam sambutan yang dibacakan oleh Ketua Tim Audit Kolonel Marinir Feri Wahyudi, menjelaskan bahwa esensi dari pengawasan internal ini adalah untuk mengukur efektivitas sistem yang telah berjalan.
Fokus audit akan mencakup penilaian terhadap kesesuaian program dengan regulasi yang berlaku, serta memastikan seluruh kegiatan memenuhi kriteria 3E (Efektif, Efisien, dan Ekonomis).
“Kegiatan pengawasan internal ini dilakukan guna menilai sejauh mana suatu program kegiatan ataupun sistem sudah berjalan baik, untuk pencapaian tujuan serta kesesuaian dengan standar dan regulasi yang berlaku seperti kelengkapan, keakuratan, ketepatan waktu dan memenuhi kriteria dari aspek efektif, efisien dan ekonomis,” pungkasnya.
sumber : Kemhan RI















