Wapres Gibran Tinjau Penanaman Jagung Serentak 208 Hektare di Banten, Dorong Swasembada Pangan

Tangerang, PR Politik – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan penanaman jagung varietas unggul secara serentak di 33 titik yang tersebar di Provinsi Banten, dengan total luas lahan mencapai 208 hektare. Penanaman ini menggunakan varietas unggul yang memiliki potensi hasil hingga 10 ton per hektare, diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi jagung menuju swasembada pangan.

Dalam acara Penanaman Serentak Jagung Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan POLRI di Kecamatan Tigaraksa, Tangerang, Wapres Gibran menekankan bahwa kerja bersama lintas sektor merupakan kunci keberhasilan pembangunan pertanian nasional, sejalan dengan visi-misi Presiden.

“Kita sebagai pembantu Presiden punya kewajiban untuk memastikan visi-misi beliau berjalan dengan baik, salah satunya di bidang ketahanan pangan. Cara-cara kerja kolaboratif seperti ini harus diteruskan dan diperluas untuk mewujudkan cita-cita Bapak Presiden, yaitu swasembada pangan,” ujar Wapres Gibran.

Wapres mengapresiasi sinergi antara Kementan, Polri, Forkopimda, Bulog, kelompok tani, perguruan tinggi, dan pesantren. Menurutnya, pendekatan kolaboratif ini memperkuat sistem pangan nasional dan telah menunjukkan hasil nyata.

“Saya juga ingin mengapresiasi kerja keras semua pihak. Ini bisa menjadi model kolaborasi yang perlu diperluas karena hasilnya nyata. Produksi jagung nasional di kuartal ketiga sudah mencapai 2,8 juta ton dari lebih 30 ribu kelompok tani. Apalagi di Banten, industri pakan ternak dan peternak mandiri sudah siap menampung hasil panen,” tambah Wapres.

Wapres Gibran juga menyoroti pentingnya pendampingan pascapanen agar petani tidak kesulitan, serta mendorong Bulog dan berbagai pihak untuk menyediakan dryer, silo, benih unggul, dan pengendalian hama. Ia juga mendorong peningkatan penggunaan alat dan mesin pertanian modern (alsintan) serta pelibatan anak muda dan kampus dalam inovasi pertanian.

Baca Juga:  Modernisasi Pengamanan Negara, Kemhan Sosialisasikan Aplikasi Security Clearance Berbasis Digital

Bersamaan, Mentan Amran melaporkan capaian produksi jagung nasional yang terus meningkat signifikan berkat sinergi lintas lembaga. “Izin Pak Wapres, tahun ini produksi jagung kita meningkat 1,5 juta ton dibanding tahun lalu. Tahun 2024 kita produksi 15 juta ton, dan tahun ini ditargetkan mencapai 16,6 juta ton. Kenaikan ini berkat kerja keras Polri, TNI, dan seluruh petani Indonesia,” kata Mentan.

Kenaikan produksi jagung juga berbanding lurus dengan peningkatan pendapatan petani, yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp8 triliun. Tren positif ini juga terjadi pada komoditas beras nasional yang meningkat dari 30 juta ton menjadi 34 juta ton, dengan estimasi kenaikan pendapatan petani mencapai Rp113 triliun.

“Alhamdulillah, dengan kolaborasi kita semua mulai dari Polri, TNI, Kejaksaan, hingga pemerintah daerah produksi pangan nasional terus meningkat. Ini bukti nyata bahwa kerja bersama membawa hasil yang besar bagi petani berhasil mendorong peningkatan produksi pangan nasional,” tukas Mentan Amran.

 

 

sumber : Kementan RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru