Oleh Soleh Dorong Wantannas Seriusi Isu LGBTQ dan Penurunan Pernikahan di Indonesia

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Oleh Soleh | Foto: DPR RI (dok)

Jakarta, PR Politik (15/11) – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Oleh Soleh, menyoroti kurangnya perhatian Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) terhadap penanganan fenomena LGBTQ (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer) serta penurunan angka pernikahan di Indonesia. Dalam rapat dengar pendapat bersama Sekretaris Jenderal Wantannas, Laksamana Madya TNI T.S.N.B Hutabarat, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (14/11), Oleh mendesak Wantannas agar lebih serius menanggapi masalah ini yang sudah diidentifikasi sebagai isu strategis nasional 2025 di bidang sosial budaya.

“Saya belum melihat ada gerakan serius untuk menangani isu LGBTQ ini, belum ada suara yang tegas terkait permasalahan ini,” kata Oleh Soleh. Menurutnya, pengaruh globalisasi dan media sosial yang menyebarkan budaya asing tanpa batas adalah faktor yang membuat fenomena LGBTQ dan penurunan angka pernikahan semakin meluas dan menjadi perhatian.

Oleh juga mengungkapkan kekhawatirannya bahwa fenomena ini bisa berdampak besar, seperti yang terjadi di Korea Selatan. Di negara tersebut, rendahnya angka pernikahan dan kelahiran telah membuat sekolah kekurangan siswa dan banyak guru menganggur. Bahkan, negara itu kini membuka pintu bagi siswa asing untuk mengisi bangku sekolah yang kosong.

Sebagai langkah preventif, Oleh meminta Wantannas dan pemerintah agar bersikap serius dalam mengatasi fenomena ini dan menguatkan nilai moral serta budaya ketimuran yang menjadi jati diri bangsa Indonesia, terutama menjelang Indonesia Emas 2045.

“Saya berpandangan, yang terpenting bukan hanya infrastruktur atau teknologi yang maju, tetapi juga moralitas dan perilaku anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” tegas Oleh.

Baca Juga: Puteri Komarudin Dukung Perbaikan Tata Kelola LPDP Demi Transparansi dan Efektivitas Beasiswa

Sumber: dpr.go.id

Baca Juga:  Tommy Kurniawan Apresiasi Tingginya Dana Pihak Ketiga di DIY, Kaitkan dengan Tingginya Literasi Keuangan dan IPM

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru