Muh Haris Ingatkan Pemerintah Soal Dampak Kenaikan Harga Gas Industri

Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muh Haris | Foto: Humas PKS DPR (dok)

Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muh Haris, mengingatkan pemerintah untuk mempertimbangkan dampak signifikan dari rencana kenaikan harga gas industri. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini berpotensi meningkatkan biaya produksi di berbagai sektor strategis, yang dapat melemahkan daya saing industri nasional dan menurunkan daya beli masyarakat.

“Kenaikan harga gas harus dirumuskan dengan cermat. Jika tidak, dampaknya akan sangat besar, terutama pada sektor-sektor yang bergantung pada gas sebagai komponen utama, seperti industri pupuk, keramik, dan makanan-minuman,” ujar Muh Haris dalam keterangannya, Jumat (10/01).

Ia menjelaskan bahwa di sektor pupuk, gas menyumbang hingga 70 persen dari total biaya produksi. Lonjakan harga gas akan menaikkan harga jual pupuk, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi sektor pertanian sebagai pengguna utama. Hal ini juga terjadi di sektor keramik dan makanan-minuman, di mana kenaikan harga bahan baku akan langsung berimbas pada harga produk di pasar.

Politisi PKS ini meminta pemerintah untuk mencari solusi yang lebih bijak dan terukur. Menurutnya, langkah seperti meningkatkan efisiensi distribusi gas, memberikan insentif bagi sektor industri strategis, atau memaksimalkan subsidi energi bisa menjadi alternatif yang lebih efektif tanpa membebani pelaku usaha dan masyarakat.

“Kami di Komisi XII mendesak pemerintah untuk memformulasikan ulang kebijakan ini. Solusi bijak yang mempertimbangkan dampak pada industri, masyarakat, dan target pertumbuhan ekonomi harus diutamakan,” tegasnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Bertemu PM Anwar Ibrahim: Mempererat Hubungan Bilateral Indonesia-Malaysia

Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar kebijakan yang diambil pemerintah dapat mendukung keberlanjutan ekonomi nasional tanpa mengorbankan daya beli masyarakat dan stabilitas sektor industri. “Kebijakan harga gas harus menjadi solusi, bukan sumber masalah baru bagi ekonomi kita,” pungkasnya.

 

Sumber: fraksi.pks.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru