Komisi V DPR RI Pantau Operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Tekankan Peningkatan Akses dan Pengawasan Infrastruktur

Roberth Rouw | Foto: Fraksi Nasdem (dok)

Bandung, PR Politik (04/11) – Komisi V DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) untuk meninjau operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Bandung, Jawa Barat. Dalam kunjungan ini, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Roberth Rouw, menyampaikan bahwa fokus utama kunjungan adalah pengawasan terhadap pengelolaan infrastruktur transportasi KCJB.

“Kami mengapresiasi Kemenhub, KAI, KCIC, dan KCI atas kerja keras mereka dalam menghadirkan kereta cepat sebagai moda transportasi massal yang efisien dan modern. Indonesia kini menjadi negara Asia Tenggara pertama yang memiliki kereta cepat,” kata Roberth Rouw saat memimpin tim kunjungan, Kamis (31/10/2024).

Roberth menekankan bahwa dalam menjalankan fungsi pengawasan, ada beberapa isu strategis yang perlu menjadi perhatian, khususnya terkait konektivitas dan aksesibilitas ke stasiun kereta cepat serta pengembangan Transit Oriented Development (TOD) di sekitar kawasan stasiun.

“Kolaborasi dengan berbagai pihak diperlukan untuk meningkatkan akses masyarakat ke stasiun-stasiun kereta cepat,” ujar Roberth, yang juga merupakan Politisi Fraksi Partai NasDem asal Papua.

Baca Juga: Ledia Hanifa Dorong BRIN Arahkan Riset Nasional Sesuai Tujuan Pembangunan

Ia berharap pembangunan prasarana pendukung KCJB dapat diselesaikan sesuai jadwal, agar aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang tetap terjaga. Roberth menambahkan bahwa Direktorat Jenderal Perkeretaapian perlu aktif mengawasi proses pembangunan infrastruktur ini guna memastikan kelancaran operasional.

Menanggapi kunjungan tersebut, Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan layanan fasilitas penumpang baik untuk kereta cepat Whoosh maupun kereta jarak jauh. Direktur Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, melaporkan bahwa dari Januari hingga 27 Oktober 2024, kereta cepat Whoosh telah melayani 4,83 juta penumpang dengan rata-rata harian 16.035 penumpang. Sejak mulai beroperasi secara komersial pada Oktober 2023, total penumpang Whoosh mencapai 5,96 juta.

Baca Juga:  Syamsu Rizal: Perangi Judi Online Demi Selamatkan Bangsa

Di akhir kunjungan, Ketua Tim Rombongan Kunjungan Kerja Spesifik, Roberth Rouw, menyampaikan bahwa hasil kunjungan ini akan dilaporkan dalam Rapat Komisi dan akan menjadi bahan pembahasan dalam Rapat Kerja serta Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Mitra Komisi V untuk tindak lanjutnya.

 

Sumber: dpr.go.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru