Wamensos Minta Daerah Proaktif Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Jakarta, PR Politik – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono meminta pemerintah daerah untuk proaktif bersinergi dengan pemerintah pusat demi mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen di wilayah masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Wamensos dalam audiensi bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, dan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Rabu (8/10).

Agus Jabo menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah, terutama dalam percepatan administrasi, agar program Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai target pemerintah. “Pemerintah daerah harus aktif bersinergi dengan pemerintah pusat agar programnya dapat, enggak ketinggalan,” ujar Agus Jabo.

Dalam pertemuan itu, Wagub Vasko melaporkan bahwa dua Sekolah Rakyat Rintisan di Sumatera Barat akan segera dimigrasikan menjadi permanen, namun prosesnya masih terkendala administrasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Menanggapi hal ini, Agus Jabo meminta agar segera dibuat surat pengajuan resmi pengalihan lahan dari Dharmasraya dan akan segera disampaikan langsung oleh Kemensos ke Kementerian PU. “Silakan langsung dibuat suratnya, nanti kami lagsung tindak lanjuti,” tegas Agus Jabo.

Sementara itu, Bupati Pemalang menyampaikan kesiapan daerahnya yang memiliki lahan seluas 9 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat, meskipun belum masuk daftar 165 sekolah rintisan tahap awal. Wamensos menegaskan bahwa Kemensos tetap membuka peluang bagi daerah-daerah baru.

“Ini sudah di luar batas 165 yang telah beroperasi, tapi kita tetap membuka peluang, karena Presiden juga menargetkan 500 Sekolah Rakyat,” kata Agus Jabo.

Agus Jabo juga mengingatkan bahwa keberhasilan program Sekolah Rakyat merupakan upaya Satgas yang melibatkan banyak pihak, seperti Kementerian PU untuk lahan dan Dikdasmen untuk kurikulum.

Selain itu, Wamensos mendorong daerah untuk memperkuat gerakan graduasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), mencontoh Kabupaten Brebes yang berhasil meluluskan 2.000 KPM dari status penerima bantuan sosial.

Baca Juga:  Gandeng TNI AD, Menteri Ara Bangun Rumah Untuk Prajurit & MBR

“Kita bareng-bareng dalam mengentaskan kemiskinan, ya,” ujar Agus Jabo menutup pertemuan.

 

 

sumber : Kemensos RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru