Totok Daryanto Dorong Kemandirian Energi Nasional: Indonesia Harus Jadi Produsen, Bukan Sekadar Konsumen

Anggota Komisi XII DPR RI Totok Daryanto | Foto: DPR RI (dok)

Cirebon, PR Politik – Anggota Komisi XII DPR RI Totok Daryanto menegaskan pentingnya Indonesia untuk segera bertransformasi menjadi negara yang mandiri secara energi. Dalam Kunjungan Kerja Panja Migas Komisi XII ke wilayah kerja Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) di Cirebon, Kamis (8/5/2025), Totok menyayangkan ketergantungan Indonesia pada impor bahan bakar minyak (BBM) meski memiliki sumber daya alam yang melimpah.

“Negara-negara seperti Singapura, yang tidak punya sumber daya minyak, justru mampu membangun industri kilang dan menjadi pemain penting di kawasan. Maka Indonesia jangan hanya jadi konsumen, tapi harus berani jadi produsen untuk kebutuhan dalam negeri,” ujar Totok, politisi dari Fraksi PAN.

Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan BBM Indonesia yang mencapai 1,5 juta barel per hari saat ini masih belum bisa dipenuhi dari produksi dalam negeri. Padahal, menurutnya, dengan dukungan teknologi dan sumber daya yang tersedia, Indonesia punya potensi besar untuk mengembangkan kemandirian energi.

Tantangan terbesar, lanjut Totok, bukan pada kapasitas teknis semata, tetapi pada kemauan untuk melakukan perubahan. “Kurangnya kemauan untuk berubah dan belum siapnya kita dalam menjalankan program-program strategis menjadi hambatan utama. Namun saya percaya, kalau kita serius, ketahanan energi mandiri bisa tercapai,” katanya dengan optimistis.

Sebagai Legislator dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Totok juga menekankan pentingnya peran daerah dalam pembangunan infrastruktur energi. Menurutnya, keterlibatan daerah sejak tahap perencanaan akan membuat proyek-proyek energi lebih tepat sasaran dan sesuai dengan karakter wilayah.

“Pemerintah daerah harus dilibatkan secara aktif dalam pengembangan infrastruktur energi agar sesuai dengan tata ruang dan kebutuhan lokal. Koordinasi antara pusat dan daerah jadi kunci keberhasilan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Ateng Sutisna: Tata Kelola Sumur Minyak Rakyat Harus Anti-Rente dan Transparan

Totok berharap strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi dapat segera dijalankan secara konkret. Dengan langkah-langkah strategis dan kolaboratif, Indonesia bisa keluar dari ketergantungan impor dan menjadi negara yang tangguh dalam menghadapi gejolak energi global.

“Indonesia punya segalanya untuk mandiri secara energi. Tinggal kemauan politik dan keberanian untuk bergerak maju,” tutupnya.

 

Sumber: fraksipan.com

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru