Menlu Sugiono Kunjungi Markas Besar ASEAN, Dorong Jakarta Jadi Pusat Ide dan Diplomasi Kawasan

Jakarta, PR Politik – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, melakukan kunjungan pertamanya ke Markas Besar ASEAN (ASEAN Headquarter) di Jakarta. Dalam kunjungan tersebut, Menlu Sugiono menyampaikan visinya agar ASEAN menjadi pusat ide dan aktivitas, baik di antara negara-negara anggota maupun dengan komunitas global.

“ASEAN Headquarter harus menjadi pusat ide, idealisme dan pusat diplomasi,” ujar Menlu Sugiono.

Ia juga berharap bahwa visi Markas Besar ASEAN harus dapat berorientasi ke depan (forward looking) dan terus relevan, terutama di tengah situasi global yang tidak menentu saat ini. Menlu Sugiono turut menekankan pentingnya peran Markas Besar ASEAN dalam mendorong dan mendukung peningkatan kerja sama, baik antar negara ASEAN maupun dengan mitra wicara ASEAN.

Saat bertemu dengan Sekretaris Jenderal ASEAN, Menlu Sugiono menyatakan dukungan penuh Indonesia terhadap revitalisasi Gedung Heritage ASEAN. Revitalisasi ini bertujuan agar gedung tersebut lebih terbuka, inklusif, dan ramah bagi masyarakat luas. Ia juga menyambut baik inisiatif pendirian Museum dan Perpustakaan ASEAN, yang dinilai penting untuk semakin memperkenalkan ASEAN kepada publik, khususnya generasi muda.

Menlu Sugiono menegaskan bahwa peran Jakarta tidak hanya sebagai tuan rumah ASEAN, tetapi juga sebagai ruang dialog dan kolaborasi yang semakin menguatkan Sentralitas ASEAN.

“Indonesia akan terus berkontribusi menjaga peran sentral ASEAN, termasuk memastikan ASEAN Headquarter tampil sebagai simbol soliditas dan keterbukaan kawasan,” tegas Menlu Sugiono.

Sebagai informasi, kesepakatan pendirian Sekretariat ASEAN di Jakarta dicapai saat Indonesia memegang Keketuaan pada tahun 1976. Pada Keketuaan Indonesia tahun 2023, kompleks ini secara resmi dinamakan ASEAN Headquarters, menegaskan posisi Jakarta sebagai pusat diplomasi kawasan.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Idulfitri 1446 H kepada Pemimpin Negara Sahabat

Bagikan: