Mardani Ali Sera: Serangan di Gaza Langgar Komitmen Gencatan Senjata

Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera, M.Eng

Jakarta, PR Politik – Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan udara yang kembali terjadi di Jalur Gaza pada Kamis, 9 Oktober 2025. Insiden ini terjadi tak lama setelah adanya kesepakatan antara Hamas dan Israel untuk melakukan gencatan senjata yang dinegosiasikan secara tidak langsung di Mesir—langkah yang sebelumnya dinilai sebagai titik terang menuju perdamaian dan stabilitas kawasan.

Berdasarkan laporan terbaru, pertukaran sandera dan tahanan Palestina dijadwalkan berlangsung dalam waktu 72 jam setelah kesepakatan diimplementasikan. Hamas menyatakan bahwa warga Israel yang disandera akan ditukar dengan hampir 2.000 tahanan Palestina yang kini berada di penjara Israel.

Ketua BKSAP DPR RI, Mardani Ali Sera, M.Eng., menilai bahwa serangan tersebut menunjukkan lemahnya komitmen terhadap proses gencatan senjata serta mencerminkan pengabaian terhadap berbagai upaya diplomatik yang telah dilakukan.

“Kami sangat prihatin dengan terulangnya serangan di Gaza setelah adanya kesepakatan gencatan senjata. Tindakan ini jelas merusak kepercayaan yang sedang dibangun dan semakin memperburuk penderitaan rakyat sipil yang sudah terlalu lama menderita akibat konflik ini,” ujar Mardani, Anggota DPR RI Komisi II Fraksi PKS.

BKSAP DPR RI mendorong komunitas internasional, khususnya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk memperkuat langkah diplomatik dan memastikan implementasi nyata dari kesepakatan gencatan senjata di lapangan.

“Perdamaian sejati hanya dapat terwujud jika semua pihak berkomitmen menghentikan kekerasan dan membuka akses kemanusiaan secara penuh. Indonesia akan terus konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina menuju kemerdekaan dan kehidupan yang bermartabat,” tutup Mardani Ali Sera.

Baca Juga:  Nilam Sari Lawira Sambut Putusan MK soal Pendidikan Dasar Gratis

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru