Bandung, PR Politik (21/11) – Ledia Hanifa, Anggota Komisi X DPR RI, menekankan pentingnya peran wirausahawan muda dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju pada tahun 2045. Untuk itu, ia mengajak para pemuda untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi, serta mempersiapkan diri agar bisa menjadi motor penggerak ekonomi bangsa di masa depan. Hal tersebut disampaikan Ledia saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Kewirausahaan Pemuda di Ambara Biru Coffee, Sumur Bandung, Kota Bandung, Jumat (15/11/2024).
“Kita punya visi Indonesia Emas 2045 yang bersatu, maju, berdaulat, dan berkelanjutan. Salah satu indikator negara maju ini adalah rasio kewirausahaan yang minimal berada di angka 12%. Saat ini, Indonesia baru mencapai 3,7%. Masih jauh, tapi insya Allah bisa kita kejar asal ada kemauan dan kesungguhan,” ujar Ledia.
Ia juga menyampaikan bahwa Indonesia akan menghadapi bonus demografi sekitar tahun 2030, di mana 70% penduduk Indonesia akan berada dalam usia produktif, yaitu antara 15 hingga 64 tahun. Ini merupakan kesempatan besar untuk meningkatkan kewirausahaan dan menggerakkan perekonomian.
“Kalau kita ingin meningkatkan rasio kewirausahaan, kita harus mulai mendukung wirausahawan muda sejak sekarang. Ketika bonus demografi tiba, mereka sudah siap menggerakkan perekonomian dan membawa Indonesia menjadi negara maju,” jelasnya.
Bimtek Kewirausahaan Pemuda bertema Building Creative and Innovative Entrepreneurs to Drive Economic Growth ini terselenggara atas kerja sama antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan Komisi X DPR RI, dihadiri oleh sekitar 60 pemuda dari berbagai komunitas di Kota Bandung, termasuk para konten kreator, komunitas film, dan pengusaha muda dari generasi milenial dan Gen Z.
Baca Juga: Fikri Faqih Dorong Pengangkatan Guru Calon Pengawas Madrasah
Ledia optimistis, dengan persiapan yang matang, Indonesia dapat menjadi kekuatan ekonomi empat besar dunia pada 2045.
“Pada 2045, Indonesia diprediksi akan menjadi salah satu negara dengan kekuatan ekonomi terbesar. Ini adalah tantangan besar, namun juga kesempatan yang bisa diwujudkan. Para pemuda perlu mengasah keterampilan mereka sejak sekarang agar bisa berkontribusi pada kemajuan ekonomi bangsa,” ucap Ledia yang juga mewakili Dapil Kota Bandung dan Kota Cimahi.
Ia juga mengingatkan peserta untuk terus belajar dari berbagai pengalaman.
“Belajar itu tidak hanya dari sekolah. Kita bisa belajar dari pengalaman hidup, dari teman, dan dari siapa saja. Jangan pernah menganggap remeh orang lain karena mereka bisa memiliki pengalaman yang lebih besar yang bisa kita pelajari,” pesannya.
Bimtek ini menghadirkan narasumber seperti Dini Restiani, Founder Moveaja Indonesia, yang memberikan materi Mengenal Diri untuk Melejitkan Potensi; Ahmad Gumnizar dari Lagi Kreatif yang membagikan Strategi Sukses Usaha untuk Pemula; serta Yogi Gustaman dari Mi Studio yang menyampaikan Tips and Tricks for Entrepreneurs.
Dengan pendekatan yang dinamis, para narasumber mengajak peserta untuk berdiskusi, berinteraksi, serta berbagi pengalaman agar dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam mengembangkan usaha mereka.
“Konsep bimtek ini memadukan teori, praktik, dialog, dan kegembiraan agar para peserta, terutama generasi milenial dan Gen Z, dapat lebih mudah memahami dan mempraktikkan ilmu kewirausahaan yang akan membantu mereka mewujudkan impian menjadi pengusaha sukses,” tutup Ledia.
Sumber: fraksi.pks.id















