Jakarta, PR Politik – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi PKB, Hindun Anisah, menegaskan bahwa pemerintah harus melakukan diplomasi tingkat tinggi atau high diplomacy dalam melindungi pekerja migran Indonesia (PMI). Ia mengingatkan Presiden Prabowo Subianto untuk mencontohkan langkah yang pernah dilakukan oleh Presiden keempat, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, yang berhasil menyelamatkan
Pernyataan tersebut disampaikan Hindun dalam rapat pleno presentasi tim ahli penyusunan RUU tentang Perubahan Ketiga atas UU No 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Gedung DPR RI, Kamis (30/01/2025). Menurut Hindun, dibutuhkan diplomasi tingkat tinggi untuk menyelesaikannya
“Kita menuntut pemerintah untuk melakukan diplomasi tinggi, seperti yang dilakukan Presiden Gus Dur. Gus Dur pernah menggagalkan dan mengakhiri eksekusi mati terhadap salah satu pekerja migran di Arab Saudi,” terang politisi asal Dapil Jawa Tengah II itu.
Hindun mengingatkan bahwa Gus Dur pernah melakukan diplomasi tingkat tinggi kepada Raja Arab Saudi, Fahd bin Abdul Aziz, untuk menangguhkan hukuman mati terhadap pekerja migran asal Madura, Siti Zaenab, pada tahun 1999.
“Diplomasi tingkat tinggi yang dilakukan Gus Dur bisa ditiru oleh pemerintah Indonesia dalam melindungi dan menyelesaikan persoalan pekerja migran di berbagai negara. Pemimpin tertinggi di negara tetangga, seperti Filipina, sering melakukan diplomasi tinggi untuk
Dalam kesempatan itu, Hindun juga menyoroti persoalan tenaga kerja yang dikirim dan ditempatkan melalui skema Government to Government (G to G), yaitu perjanjian antara pemerintah dengan pemerintah negara tujuan penempatan. Ia mencatat bahwa kebanyakan pekerja migran yang bermasalah di Korea Selatan adalah mereka yang ditempatkan secara prosedural melalui skema G to G. “Namun, di tengah jalan, mereka menghadapi masalah, ada yang kabur, dan mengalami berbagai kesulitan lainnya,” beber Hindun.
Oleh karena itu, Hindun menekankan pentingnya pemerintah untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam melindungi pekerja migran Indonesia melalui diplomasi yang efektif dan responsif terhadap perlawanan yang mereka hadapi di negara penempatan.
Sumber: fraksipkb.com















