Fraksi Demokrat Dorong Insentif bagi Industri dan UMKM Hadapi Ancaman Tarif AS

Sekretaris Fraksi Demokrat DPR RI, Marwan Cik Asan | Foto: DPR RI (dok)

Jakarta, 3 Februari 2025 – Sekretaris Fraksi Demokrat DPR RI, Marwan Cik Asan, mendorong pemerintah untuk memberikan insentif kepada industri serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Langkah ini dianggap penting untuk menghadapi tantangan global, terutama ancaman tarif 100 persen yang direncanakan oleh Presiden AS, Donald Trump, terhadap negara-negara BRICS.

“Pemerintah Indonesia perlu mengambil langkah strategis seperti memberikan insentif kepada industri dan UMKM agar dapat bersaing di pasar global,” ujar Marwan dalam keterangannya.

Selain itu, ia mengusulkan dua langkah strategis lainnya:

  1. Diversifikasi pasar ekspor ke negara-negara BRICS dan kawasan lain agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada AS.
  2. Memperkuat ketahanan ekonomi melalui investasi di sektor infrastruktur dan teknologi.

Marwan menjelaskan bahwa tarif tinggi dari AS dapat membuat harga produk ekspor Indonesia menjadi lebih mahal, yang berpotensi melemahkan daya saing produk seperti tekstil, alas kaki, elektronik, dan minyak kelapa sawit.

Baca Juga: Saleh Daulay Soroti Pemblokiran Anggaran Pariwisata, Harap Bersifat Sementara

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa ekspor menyumbang sekitar 20 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, sehingga kebijakan tarif Trump bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi, nilai tukar rupiah, serta sektor industri dan UMKM.

Sebagai solusi, Marwan mengusulkan agar Indonesia memperkuat hubungan dagang dengan Uni Eropa, Timur Tengah, dan Afrika serta meningkatkan nilai tambah produk ekspor, seperti melalui hilirisasi minyak sawit dan mineral.

“Menurut Bank Dunia, peningkatan investasi dalam infrastruktur dan teknologi sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. Saat ini, Foreign Direct Investment (FDI) ke Indonesia mencapai USD 44 miliar pada 2023, tetapi masih perlu ditingkatkan agar ekonomi lebih tangguh,” pungkasnya.

Baca Juga:  Yanuar Arif Wibowo Dorong Revisi RUU LLAJ untuk Perlindungan dan Kesejahteraan Pengemudi Ojol

 

Sumber: fraksidemokrat.org

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru