Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Mohamad Iqbal Ramzi, memberikan evaluasi terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam 100 hari kerja Kabinet Merah Putih. Evaluasi ini difokuskan pada sektor pendidikan, yang dianggap sebagai salah satu aspek vital dalam pemerintahan.
Dalam pernyataan resminya, Iqbal Ramzi mengungkapkan bahwa meskipun telah ada beberapa langkah strategis yang diambil, masih terdapat sejumlah tantangan dan pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan untuk mencapai kemajuan yang lebih signifikan. “Kami mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh Prabowo dan Gibran untuk memperluas akses pendidikan di daerah terpencil. Program bantuan bagi sekolah-sekolah yang kekurangan fasilitas juga merupakan upaya yang baik,” ujarnya.
Namun, Iqbal menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan secara merata di seluruh Indonesia, khususnya dalam pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman. “Kualitas pendidikan harus menjadi fokus utama, bukan hanya akses. Kita perlu memastikan bahwa kurikulum yang diajarkan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Iqbal juga menggarisbawahi pentingnya pemberdayaan guru. Meskipun ada beberapa kebijakan yang berfokus pada kesejahteraan dan peningkatan kapasitas tenaga pengajar, dia menilai masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam memperbaiki kualitas pendidikan di level akar rumput. “Guru adalah ujung tombak dalam pendidikan, oleh karena itu peningkatan kompetensi dan kesejahteraan mereka harus menjadi prioritas utama,” tegas Iqbal.
Selain itu, Iqbal mengapresiasi upaya pemerintah dalam mendorong penerapan teknologi dalam proses belajar mengajar, terutama dalam konteks pembelajaran jarak jauh yang semakin relevan di era digital ini. Namun, ia menekankan perlunya investasi lebih besar dalam infrastruktur digital dan pelatihan bagi para pendidik, sehingga teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan efektif.
Baca Juga: Dewi Coryati Dukung Langkah Strategis Kemendikdasmen dalam 100 Hari Pertama
Dalam akhir evaluasinya, Iqbal memberikan sejumlah rekomendasi untuk pemerintah, antara lain:
- Melanjutkan program peningkatan kualitas guru melalui pelatihan yang lebih terstruktur dan berbasis kebutuhan lokal.
- Mempercepat distribusi sumber daya pendidikan, terutama di daerah-daerah yang masih tertinggal.
- Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pendidikan dengan menyesuaikan kurikulum dan metode ajar.
- Meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
Iqbal menambahkan bahwa 100 hari pertama ini memang baru permulaan, dan meskipun banyak langkah positif yang telah diambil oleh Prabowo-Gibran, masih banyak pekerjaan yang perlu dikerjakan, terutama dalam hal pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia. “Kami berharap pemerintahan ini dapat terus berkomitmen pada visi pendidikan yang inklusif dan berkualitas,” tutup Iqbal Ramzi.
Sumber: fraksi.pks.id















