Dini Rahmania Komitmen Perjuangkan Pendidikan Agama untuk Santri di Jawa Timur II

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Dini Rahmania | Foto: Istimewa

Jakarta, PR Politik (17/12) – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Dini Rahmania, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pendidikan agama bagi para santri, khususnya di daerah pemilihannya, Jawa Timur II, yang meliputi Kabupaten Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Pasuruan.

“Kami berkomitmen dan serius memperjuangkan pendidikan agama bagi santri dan masyarakat secara umum,” ujar Ning Dini, sapaan akrabnya, dalam kunjungan kerja reses ke Pondok Pesantren Raudlatul Muta’alimien di Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, pada Jumat (13/12/2024).

Dalam kegiatan serap aspirasi tersebut, para peserta yang terdiri dari guru, ustadz, ustadzah, dan santri tampak antusias. Hadir dalam acara itu Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Muta’alimien, Kiai Zainul Alam (Gus Alam), serta Pimpinan Lembaga Dakwah di bawah naungan ponpes tersebut, Ning Lusi.

Selain menyerap aspirasi, Ning Dini juga menyalurkan bantuan mushaf Al-Qur’an kepada para santri dalam kunjungan masa reses 1 Tahun 2024 tersebut.

Baca Juga: Upaya Segera Atasi Krisis Literasi untuk Meningkatkan Sumber Daya Manusia Berdaya Saing

Sebagai wakil rakyat yang duduk di Komisi VIII DPR RI dan bermitra dengan Kementerian Agama serta Baznas, Ning Dini menyatakan siap menampung aspirasi masyarakat, termasuk untuk beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Kemenag.

“Selain itu, kami siap memperjuangkan tunjangan dan insentif bagi guru non-PNS, serta Biaya Operasional Sekolah (BOS) untuk pesantren. Untuk Baznas, ada program Santripreneur dan Beasiswa Santri Baznas,” jelasnya.

Dengan komitmen ini, Ning Dini berharap dapat memberikan dukungan yang lebih besar bagi pendidikan agama dan kesejahteraan para santri di daerahnya.

 

Sumber: fraksinasdem.org

Baca Juga:  Ahmad Sahroni Apresiasi Langkah Cepat Polres Jaktim Tangani Kasus Penganiayaan ART oleh Dokter dan Istri

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru