Jakarta, PR Politik – Komisi VIII DPR RI menyoroti kebijakan efisiensi anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam Rapat Kerja bersama Kepala BNPB. Rapat ini membahas pelaksanaan program kerja dan anggaran tahun 2025 dengan menekankan pentingnya optimalisasi anggaran agar efektivitas mitigasi dan penanganan bencana tetap terjaga.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Achmad, menyampaikan keprihatinannya terhadap pemangkasan anggaran BNPB yang mencapai lebih dari Rp 600 miliar dari total sebelumnya Rp 1,4 triliun. Ia menegaskan bahwa anggaran BNPB bersifat antisipatif dan memiliki peran krusial dalam upaya pencegahan bencana.
“Kami prihatin dengan efisiensi ini, terutama karena anggaran pencegahan hanya tersisa Rp 15 miliar. BNPB ini garda terdepan dalam mitigasi, dan kami harap anggaran yang ada bisa dimaksimalkan. Tahun lalu saja ada sekitar 600-an bencana alam, ini jadi perhatian kami,” ujar Achmad dalam rapat yang digelar di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (3/2/2025).
Legislator dari Dapil Riau I itu juga menekankan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh menghambat kegiatan mitigasi bencana di daerah, terutama di wilayah yang rawan bencana.
“Ribuan kepala keluarga telah diselamatkan. Tolong realisasikan dana pencegahan ini, karena ada tiga desa yang berisiko tenggelam,” tambahnya.
Baca Juga: HUT-17 Partai Gerindra, PKB Tegaskan Komitmen Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran
Senada dengan itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq menyoroti dampak signifikan dari efisiensi anggaran terhadap koordinasi penanganan bencana serta keberfungsian sistem peringatan dini.
“Efek dari efisiensi ini cukup besar terhadap penanganan bencana, termasuk koordinasi dan alat alarm bencana. Kami juga ingin tahu bagaimana BNPB bisa meningkatkan partisipasi publik dalam kesiapsiagaan bencana dan menggandeng Corporate Social Responsibility (CSR) agar berperan lebih aktif dalam penanganan kebencanaan di masyarakat,” ungkapnya.
Komisi VIII DPR RI menutup rapat dengan menegaskan komitmennya untuk mengawal optimalisasi anggaran BNPB agar tetap efektif dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana di seluruh Indonesia.
Sumber: fraksidemokrat.org















