Anggota Komisi V DPR RI Yuliansyah Usulkan Pelatihan Tanggap Darurat bagi Nelayan dan Solusi Kebakaran Lahan di Kalimantan Barat

Anggota Komisi V DPR RI, Yuliansyah | Foto: Istimewa

Jakarta, PR Politik (13/11) – Anggota Komisi V DPR RI, Yuliansyah, mengusulkan agar Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memberikan pelatihan tanggap darurat kepada nelayan. Usulan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kepala Basarnas, Kepala BMKG, dan Kepala BNPP pada Selasa (12/11/2024).

Legislator dari Fraksi Gerindra ini mengapresiasi pelatihan tanggap darurat yang selama ini dilakukan Basarnas bersama berbagai pihak, termasuk lintas lembaga dan negara. Namun, Yuliansyah menilai bahwa pelatihan serupa perlu diperluas kepada nelayan, mengingat mereka sering menghadapi risiko besar saat melaut.

“Saya apresiasi pelatihan-pelatihan gabungan antar lembaga dan negara. Namun, saya juga menginginkan agar Basarnas memberikan pelatihan tanggap darurat langsung kepada nelayan, agar mereka memiliki wawasan tentang bagaimana menghadapi bencana air,” ujar Yuliansyah, yang juga anggota DPR dari daerah pemilihan Kalimantan Barat.

Menurut Yuliansyah, nelayan sering berlayar ke laut dengan risiko tinggi, dan dalam kondisi tertentu, bantuan dari Basarnas bisa terhalang oleh jarak atau lokasi kejadian yang jauh. Oleh karena itu, pelatihan berbasis komunitas yang melibatkan nelayan sangat penting untuk memastikan mereka bisa saling membantu dalam keadaan darurat di tengah laut.

“Basarnas tidak bisa selalu siap menghadapi musibah yang terjadi, apalagi jika lokasi kejadian jauh dari jangkauan mereka. Oleh karena itu, perlu ada pelatihan tambahan bagi nelayan. Dalam kejadian musibah, mereka bisa saling menyelamatkan diri,” tambah Yuliansyah.

Baca Juga: Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini: Berantas Judi Online hingga Tuntas, Tindak Tegas Semua Pihak Terlibat

Selain itu, Yuliansyah juga menyoroti masalah kebakaran lahan yang sering terjadi di Kalimantan Barat, terutama di musim panas. Ia berharap Basarnas dan lembaga terkait dapat berkoordinasi untuk mencari solusi agar petani tidak lagi melakukan pembakaran lahan, yang dampaknya sangat merugikan lingkungan.

Baca Juga:  Ahmad Muzani Apresiasi PP No. 47 Tahun 2024 untuk Penghapusan Piutang UMKM

“Saya baru saja bertemu dengan kelompok tani yang menghadapi masalah pembakaran lahan untuk membuka sawah di musim panas. Saya berharap Basarnas bisa berkoordinasi dengan pihak terkait, agar bisa ada solusi untuk mencegah kebakaran lahan,” ungkap Yuliansyah.

Politisi asal Kalimantan Barat ini juga menekankan pentingnya mencari alternatif bagi petani agar mereka tidak merusak lingkungan. “Kalimantan Barat memiliki wilayah gambut yang luas, dan pembakaran lahan membawa dampak besar terhadap lingkungan hidup. Saya berharap Basarnas bisa bekerja sama dengan kementerian terkait untuk mencari solusi terbaik,” pungkasnya.

Dengan usulan ini, Yuliansyah berharap agar Basarnas dan lembaga lainnya dapat meningkatkan koordinasi dalam memberikan pelatihan dan solusi yang bermanfaat untuk masyarakat, khususnya nelayan dan petani, demi keselamatan dan kelestarian lingkungan.

 

Sumber: fraksigerindra.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru