Ahmad Heryawan: Judi Online Ancam Masa Depan Generasi Muda dan Indonesia

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Ahmad Heryawan | Foto: DPR RI (dok)

Jakarta, PR Politik (7/12) – Dalam Webinar Kemkomdigi RI bertajuk Membangun Kesadaran Masyarakat dari Dampak Negatif Judi Online, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Ahmad Heryawan menyoroti bahaya judi online yang mengancam generasi muda dan masa depan bangsa.

Ahmad Heryawan, yang akrab disapa Kang Aher, mengungkapkan bahwa total transaksi judi online di Indonesia pada 2024 mencapai Rp600 triliun, dengan Rp100 triliun terjadi hanya dalam kuartal pertama tahun ini. “Diperkirakan ada sekitar 4 juta pemain judi online, mayoritas berusia 30-50 tahun, sebagian besar berasal dari kalangan menengah ke bawah. Lebih menyedihkan, kecanduan judi online meningkat drastis, terutama di kalangan anak-anak dan remaja, dengan lebih dari 197.000 kasus dilaporkan pada 2024,” ujarnya.

Mantan Gubernur Jawa Barat dua periode ini memaparkan berbagai dampak negatif dari judi online. Dari sisi keuangan, kebangkrutan akibat kerugian besar menjadi salah satu dampak utama. Secara sosial, judi online merusak hubungan keluarga dan masyarakat. Di sisi psikologis, kebiasaan ini menyebabkan ketergantungan, depresi, hingga bunuh diri. Sementara itu, dari perspektif hukum, judi online melanggar peraturan dengan ancaman pidana bagi pelaku.

“Tidak ada dalam sejarahnya judi membuat seseorang menjadi kaya atau sukses. Sungguh, judi online membawa dampak negatif yang sangat besar, mulai dari dampak keuangan, sosial, psikologi, hingga melanggar hukum,” tegasnya.

Baca Juga: Syafruddin: Evaluasi Akhir Tahun 2024, DPR Fokus pada Program Prioritas Pemerintah

Sebagai Pelaksana Harian (Plh) Presiden DPP PKS, Kang Aher juga mengajak berbagai pihak untuk berperan aktif dalam menangkal penyebaran judi online. Peran orang tua, katanya, sangat penting dalam mengawasi aktivitas daring anak-anak mereka. Institusi pendidikan dan pemerintah diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang bahaya judi online. Komunitas juga diminta melaporkan aktivitas mencurigakan terkait judi online, sementara media diharapkan memberikan informasi yang mendidik tanpa mempromosikan judi online.

Baca Juga:  Anggota DPR Sartono Hutomo Minta Pemerintah Tidak Terburu-buru Hapus Subsidi BBM untuk Ojek Online

“Saya menghimbau dan mengajak kita semua, khususnya generasi muda, untuk sadar bahwa judi online membawa dampak negatif yang luas bagi individu dan masyarakat. Mari kita berkolaborasi menciptakan lingkungan bebas judi online,” pungkas Ahmad Heryawan.

 

Sumber: fraksi.pks.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru