Aboe Bakar: Tingkatkan Pembinaan Mental dan Spiritual di Tubuh Polri

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Alhabsy | Foto: DPR RI (dok)

Jakarta, PR Politik (9/12) – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Alhabsy, menanggapi serangkaian kasus kekerasan yang melibatkan anggota kepolisian dalam waktu kurang dari sebulan terakhir. Insiden tersebut mencakup penembakan antar polisi di Polres Solok Selatan, penembakan terhadap siswa SMK di Semarang, penembakan warga di Bangka Belitung, hingga kasus tragis di Cileungsi, di mana seorang polisi membunuh ibu kandungnya sendiri.

“Kejadiannya beruntun, mulai dari insiden polisi tembak polisi di Polres Solok Selatan, kemudian penembakan siswa SMK di Semarang, kasus penembakan warga di Bangka Belitung, hingga peristiwa tragis di Cileungsi, di mana seorang polisi tega membunuh ibu kandungnya sendiri. Itu semua kan jadi atensi publik, membuat pertanyaan kenapa bisa terjadi seperti itu,” ujar Sekjen DPP PKS tersebut.

Aboe Bakar menilai peristiwa-peristiwa ini tidak hanya mengundang keprihatinan, tetapi juga menimbulkan pertanyaan besar mengenai kondisi mental, spiritual, dan integritas anggota kepolisian.

“Sebagai salah satu institusi yang diamanahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri seharusnya mencerminkan disiplin, ketenangan, dan tanggung jawab tinggi dalam setiap tindakannya,” papar Wakil Ketua MKD tersebut.

Baca Juga: Pemerintah Harus Perjelas Aturan Barang Mewah yang Dikenakan Kenaikan PPN 12 Persen di 2025

Aboe Bakar menyarankan agar pembinaan mental dan spiritual bagi seluruh personel Polri ditingkatkan secara signifikan.

“Pembinaan ini penting untuk memastikan setiap anggota memiliki kestabilan emosi, kedewasaan sikap, dan nilai-nilai moral yang kuat dalam menjalankan tugasnya. Sehingga beban berat dari tugas yang diemban akan dapat dikelola dengan baik,” lanjutnya.

“Program pembinaan spiritual juga perlu diperkuat, termasuk melalui pendekatan agama dan pembentukan karakter yang berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat,” tambah Anggota DPR RI dari Dapil Kalsel II tersebut.

Baca Juga:  Gamal Albinsaid Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Usia Dini

Aboebakar berharap Polri segera melakukan pendalaman terhadap rentetan kasus kekerasan yang terjadi.

“Kepolisian bukan sekadar institusi penegak hukum, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Dengan kasus-kasus yang terjadi, Polri harus melakukan introspeksi mendalam dan berkomitmen untuk memperbaiki sistem internalnya, terutama yang berkaitan dengan pembinaan personel,” tegasnya.

 

Sumber: fraksi.pks.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru