Ahmad Heryawan: Indonesia Perlu Pertimbangkan Bergabung dengan BRICS untuk Kuatkan Ekonomi dan Stabilitas Global

Ahmad Heryawan | | Foto: Fraksi PKS DPR RI (dok)

Jakarta, PR Politik (06/11) – Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Ahmad Heryawan, menyatakan dukungan Komisi I terhadap rencana Indonesia bergabung dalam BRICS, aliansi yang terdiri dari Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Kelima negara ini merupakan anggota G20 dengan PDB gabungan mencapai USD 28 triliun, atau sekitar 27% dari PDB global, serta cadangan devisa gabungan sebesar USD 5,2 triliun pada 2024.

“Negara-negara BRICS telah menjadi pesaing geopolitik utama bagi blok G7 dan menghadirkan inisiatif strategis seperti New Development Bank dan BRICS Pay. Ini menunjukkan kapasitas besar BRICS dalam ekonomi dan geopolitik,” kata Heryawan saat ditemui usai pertemuan antara Kemenlu dan Komisi I DPR RI, Rabu (30/11/2024).

Anggota DPR dari Dapil Jabar II ini menegaskan bahwa bergabungnya Indonesia dengan BRICS akan memperkuat posisi politik luar negeri yang bebas-aktif. “Dengan bergabung, Indonesia dapat memperkuat politik luar negeri yang bebas dan aktif sesuai UUD 1945,” ujarnya.

Ahmad Heryawan juga menambahkan bahwa keanggotaan di BRICS berpotensi mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8%. “BRICS diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui dampak ekonomi positif yang dapat menopang perekonomian nasional,” jelasnya.

Baca Juga: Jazuli Juwaini Dukung Gerakan Global Keluarkan Israel dari PBB

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa BRICS juga diharapkan berkontribusi pada stabilitas keamanan kawasan dan perdamaian dunia, serta menawarkan insentif bagi sektor pertahanan RI. “Kerja sama di BRICS dapat memperkuat industri pertahanan Indonesia,” tambahnya.

Selain itu, Heryawan menekankan harapan Indonesia agar BRICS mendukung isu perdamaian di Timur Tengah, khususnya konflik Palestina-Israel. “Kami berharap BRICS dapat membantu Indonesia menjadi katalisator di forum internasional, termasuk mendorong genjatan senjata antara Israel dan Palestina serta mendukung Palestina menjadi anggota penuh PBB,” ungkap mantan Gubernur Jawa Barat ini.

Baca Juga:  Syafruddin: Evaluasi Akhir Tahun 2024, DPR Fokus pada Program Prioritas Pemerintah

Dengan komitmen pada perdamaian dan ekonomi global, Indonesia melihat peluang besar dari keterlibatan aktif dalam aliansi BRICS.

 

Sumber: fraksi.pks.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru