Jakarta, PR Politik (3/12) – Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Meity Rahmatia, menyatakan dukungannya terhadap langkah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto yang memindahkan ratusan narapidana kasus narkoba ke Nusakambangan. Kebijakan ini dinilai sebagai upaya serius pemerintah dalam memberantas narkoba di Indonesia.
Menurut Meity, keputusan ini muncul sebagai respons atas kasus viral pesta sabu di Lapas Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, serta pandangan umum masyarakat terhadap narapidana narkoba.
“Masuk, masih tingkat SD. Keluar, sudah sarjana. Itu guyonan masyarakat soal narapidana terkait narkoba. Jadi saat ditangkap hanya pemakai, setelah masuk Lapas dan bebas, justru berubah jadi pengedar, bahkan bandar. Itu bentuk kritik sebenarnya,” ujar Meity kepada awak media.
Meity menilai pemindahan napi narkoba ke Nusakambangan juga sebagai langkah preventif untuk mencegah kejadian serupa di Rutan Salemba beberapa waktu lalu, di mana tujuh napi narkoba berhasil kabur meskipun fasilitas dilengkapi CCTV.
“Kita dukung sebagai bentuk pencegahan dan keseriusan pemerintah dalam memberantas narkoba di tanah air yang kita cintai ini,” tambahnya.
Namun, Meity juga menyoroti perlunya transparansi pengelolaan Lapas dan peningkatan kualitas pembinaan narapidana. Hal ini penting untuk menjawab kritik masyarakat tentang minimnya pembinaan yang efektif di Lapas.
“Masuk Lapas skill level SD, keluar sarjana,” ungkap Meity dengan nada satir, merujuk pada sindiran masyarakat terkait pembinaan napi narkoba.
Baca Juga: Sugeng Suparwoto Soroti Ancaman Alih Fungsi Lahan di Mojokerto
Meity juga mengapresiasi langkah pemindahan yang baru-baru ini dilakukan oleh Lapas Kelas I Semarang, Jawa Tengah. Sebanyak 14 napi narkoba berhasil dipindahkan ke Nusakambangan pada Sabtu dini hari (30/11), sebagai bagian dari upaya mengurangi overkapasitas dan meminimalkan gangguan keamanan serta ketertiban.
Langkah ini, menurut Meity, adalah bagian penting dari strategi penanganan narkoba yang lebih terfokus, sembari memastikan sistem pengawasan dan pembinaan Lapas semakin transparan dan efektif.
Sumber: fraksi.pks.id















