Maman Imanulhaq Nilai Aksi Lempar Mikrofon Kakanwil Kemenag NTB Cemari Marwah Institusi

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB, Maman Imanulhaq

Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB, Maman Imanulhaq, menilai tindakan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama NTB, Zamroni Aziz, yang melempar mikrofon saat acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di lingkungan Kemenag NTB, sebagai perilaku tidak pantas bagi seorang pejabat publik.

Dalam video yang beredar, tampak jelas Zamroni marah hingga melempar mikrofon di hadapan peserta pelantikan. Menanggapi hal tersebut, Maman mendesak Kementerian Agama pusat segera melakukan pemeriksaan dan menindaklanjuti kasus itu.

“Seorang Kakanwil Kemenag semestinya memberi teladan sikap yang santun dan menyejukkan. Aksi emosional melempar mikrofon di depan publik jelas mencederai marwah institusi Kementerian Agama,” tegas Maman dalam keterangan tertulis, Senin (22/9/2025).

Menurutnya, bila benar tindakan itu dilakukan, maka harus ada sanksi tegas dari Kemenag pusat. Kasus tersebut tidak bisa dipandang remeh karena menyangkut wibawa lembaga dan kepercayaan masyarakat.

Selain persoalan pelemparan mikrofon, Maman juga menyoroti adanya dugaan gratifikasi, pungutan liar, hingga praktik jual beli jabatan di lingkungan Kemenag NTB yang sudah dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi NTB.

“Ini momentum bagi Kemenag untuk bersih-bersih. Jangan sampai ada kesan pembiaran terhadap praktik yang merugikan masyarakat dan mencederai prinsip pelayanan publik. Jika benar ada pelanggaran, harus ditindak sesuai hukum dan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Maman menegaskan, Komisi VIII DPR RI akan terus mengawasi kinerja Kementerian Agama baik di pusat maupun daerah, demi memastikan integritas, profesionalitas, serta pelayanan yang adil dan transparan bagi masyarakat.

Diketahui, insiden mengejutkan itu terjadi saat pelantikan Kepala Kemenag Dompu, Najamuddin, pada Jumat (19/9/2025). Dalam acara tersebut, Zamroni tiba-tiba melempar mikrofon beserta stand ke arah tamu yang hadir. Video peristiwa itu pun viral di media sosial. Namun, Zamroni beralasan tindakannya hanya sebatas candaan.

Baca Juga:  Daniel Johan Desak Pemerintah Dengarkan Penolakan Masyarakat Papua terhadap PSN di Merauke

Sumber: fraksipkb.com

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru