Kemenpora Lakukan Rapat Koordinasi, Persiapan SEA Games 2025 Prioritaskan Efektivitas dan Potensi Medali

Jakarta, PR Politik – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI), Taufik Hidayat, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Tim Reviu terkait persiapan atlet Indonesia menuju SEA Games ke-33 di Thailand. Rapat yang digelar Senin (15/9) di Kantor Kemenpora ini membahas secara mendalam program pemusatan latihan nasional (pelatnas), pemilihan cabang olahraga, hingga proyeksi target medali.

Wamenpora Taufik menekankan pentingnya pengambilan keputusan yang tepat dan efisien. “Perlunya seleksi ketat cabang olahraga yang akan diikuti, dengan mempertimbangkan potensi medali dan efektivitas jumlah atlet,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa jumlah kontingen tidak boleh membengkak tanpa perhitungan matang. “Selama ini kita tidak pernah memberangkatkan lebih dari seribu atlet, kecuali saat menjadi tuan rumah. Jadi harus dipastikan, apakah dengan jumlah sebesar itu anggarannya kuat, baik untuk keberangkatan maupun perolehan medali emas,” tegasnya.

Ketua Tim Reviu, Prof. Yunyun Yudiana, melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan reviu terhadap 52 cabang olahraga yang diproyeksikan tampil di SEA Games 2025. “Dari hasil reviu, diperkirakan kontingen Indonesia akan terdiri dari sekitar 1.110 atlet dan 440 pelatih. Kami menekankan seleksi yang ketat agar atlet yang diberangkatkan benar-benar memiliki peluang meraih medali, tidak hanya di SEA Games, tetapi juga berkelanjutan hingga Asian Games dan Olimpiade,” jelasnya.

Anggota Tim Reviu, Del Asri, menyampaikan bahwa ada 11 cabang olahraga yang juga menjadi bagian dari program Road to Olympic Games 2028. Meskipun tuan rumah tidak mempertandingkan 41 nomor yang sebelumnya menghasilkan medali emas bagi Indonesia, Tim Reviu tetap optimistis mampu mempertahankan posisi tiga besar dengan target perolehan 80 hingga 92 medali emas.

“Pada SEA Games sebelumnya kita berhasil meraih 87 medali emas dan menempati peringkat tiga. Berdasarkan proyeksi yang dibuat, jika format pertandingan mengikuti SEA Games Thailand dengan menggunakan nomor yang sama seperti di Kamboja, maka kita berpotensi kehilangan 41 medali emas. Artinya, ada 41 nomor dari cabang olahraga kita yang tidak dipertandingkan oleh tuan rumah,” ujarnya.

Baca Juga:  Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Ajak Sinergi DMDI Perkuat Pertahanan Berbasis Nilai Solidaritas

Wamenpora Taufik meminta seluruh jajaran, termasuk deputi, asisten deputi, hingga tim reviu, untuk terjun langsung memantau pelatnas.

“Saya ingin datang ke pelatnas dengan natural, tidak mengganggu latihan, tapi bisa berdialog langsung dengan atlet dan pelatih. Kita perlu mendengar aspirasi mereka, sekaligus memberi motivasi,” tambahnya.

Wamenpora Taufik berharap seluruh tim dapat menjaga kekompakan dan memperkuat koordinasi. “Kita punya waktu singkat. Mari kita maksimalkan agar SEA Games 2025 menjadi momentum pembuktian prestasi Indonesia sekaligus pelajaran penting untuk perhelatan internasional berikutnya,” pungkasnya.

 

sumber : Kemenpora RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru