Jakarta, PR Politik (22/11) – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan pentingnya keberanian calon Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menjalankan tugas pengawasan. Dalam rapat konsultasi dan pendalaman calon Dewas KPK masa jabatan 2024–2029 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2024), Rudianto mempertanyakan kesiapan Benny Jozua Mamoto, salah satu calon Dewas, untuk menghadapi tantangan tersebut.
“Sejauh mana Pak Benny bisa mengawasi itu nanti? Apakah Pak Benny punya keberanian, misalkan? Rekam jejak Bapak di Kompolnas, ya kurang garang menurut saya,” ujar Rudianto.
Politisi NasDem dari Dapil Sulawesi Selatan I itu menekankan bahwa Dewas KPK harus menjalankan fungsinya dengan serius, terutama dalam mengawasi potensi pelanggaran etik, moral, hingga proses penyidikan yang dilakukan oknum tertentu.
“Dewan Pengawas, esensinya menurut saya, harus garang, Pak. Dia harus betul-betul mengawasi. Namanya pengawas, ya kalau ada pelanggaran etik, pelanggaran moral, harus ditindak tegas,” tegasnya.
Rudianto Lallo berharap kehadiran Dewas KPK mampu menjaga moral dan integritas lembaga antirasuah tersebut, terutama mengatasi persoalan internal yang belakangan mencuat.
“KPK ini lembaga super body, Pak. Kehadiran Dewan Pengawas betul-betul diharapkan mampu menjaga moral etik. Kita tahu hari ini KPK begitu banyak persoalan, dari kepala sampai level bawah saling lapor, antar komisioner dengan Dewas, misalnya. Ini kan jadi tontonan yang menurut saya lucu-lucuan, Pak. Nah, kita berharap KPK ke depan tidak seperti itu lagi,” ujarnya.
Merespons pernyataan tersebut, Benny Jozua Mamoto menegaskan komitmennya untuk menegakkan aturan dan memastikan kehadiran hukum dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Memang perlu ketegasan supaya nantinya kehadiran penegak hukum, implementasi hukum di lapangan itu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Penegakan hukum harus berdampak pada mereka yang melanggar, sehingga mereka berpikir dua kali untuk mengulangi perbuatan serupa,” jelas Benny.
Benny menekankan pentingnya ketegasan dalam mengimplementasikan hukum, seraya menyatakan kesiapannya untuk mengemban tanggung jawab besar sebagai Dewas KPK jika terpilih.
Sumber: fraksinasdem.org















