Kemendikdasmen Dorong Percepatan Realisasi DAK Fisik Pendidikan 2025

Jakarta, PR Politik – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memprioritaskan percepatan realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Pendidikan 2025. Melalui sosialisasi Katalog Elektronik Versi 6, diharapkan terjalin penyelarasan kebijakan dan komitmen pemerintah daerah dalam pemenuhan sarana pendidikan. Sosialisasi yang digelar secara hibrid ini bertujuan agar dinas pendidikan daerah memiliki pemahaman yang sama mengenai kebijakan terbaru DAK Fisik Pendidikan.

Pada paparannya, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Sekretariat Jenderal Kemendikdasmen, Vivi Andriani, menjelaskan bahwa kebijakan DAK Fisik Pendidikan TA 2025 selaras dengan Asta Cita, 17 Program Prioritas Pemerintah, dan kebijakan revitalisasi pendidikan. Dana tersebut difokuskan pada pengadaan berbagai peralatan pendidikan, seperti peralatan TIK, praktik kejuruan, buku perpustakaan, hingga peralatan laboratorium.

“Total alokasi anggaran mencapai Rp2,249 triliun yang tersebar di 14.670 satuan pendidikan, dengan porsi terbesar untuk pengadaan peralatan praktik kejuruan SMK senilai Rp1,33 triliun,” ujar Vivi Andriani.

Ia menegaskan pentingnya percepatan realisasi DAK Fisik di daerah, mengingat realisasinya saat ini masih rendah, terutama untuk jenjang PAUD, SMA, dan SMK. Untuk mengatasi hal ini, Kementerian Keuangan bahkan telah memperpanjang batas waktu penyampaian syarat salur hingga 29 Agustus 2025. Vivi Andriani juga mengingatkan pemerintah daerah agar tidak ragu melakukan pengadaan sesuai petunjuk teknis.

Kebijakan tahun ini juga menekankan konsep ketuntasan di tingkat satuan pendidikan, di mana intervensi pengadaan diarahkan untuk memenuhi seluruh kebutuhan sarana secara komprehensif. Anggaran untuk revitalisasi fisik seperti pembangunan gedung dialokasikan melalui belanja kementerian, sementara DAK Fisik diarahkan khusus untuk pengadaan peralatan.

Melalui sosialisasi ini, Kemendikdasmen berharap pemerintah daerah dapat memahami prosedur penggunaan Katalog Elektronik Versi 6, sehingga pengadaan berjalan tepat waktu dan mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Menlu RI Dorong Reformasi PBB dan Peran BRICS untuk Tata Kelola Global yang Lebih Inklusif

 

 

sumber : Kemendikdasmen RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru