Rivqy Abdul Halim Sambut Danantara sebagai Mitra Strategis Pengelola Aset Negara

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rivqy Abdul Halim | Foto: DPR RI (dok)

Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rivqy Abdul Halim, menyambut positif penetapan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai mitra kerja Komisi VI dan XI DPR RI. Ia menegaskan kesiapan pihaknya untuk menjalin kerja sama aktif dan produktif dalam mengelola kekayaan negara serta mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami di Komisi VI menyambut baik kehadiran Danantara sebagai mitra kerja baru. Kami siap bekerja sama secara aktif dan produktif untuk memastikan Danantara mampu menjalankan mandatnya secara maksimal,” ujar Gus Rivqy, sapaan akrab Rivqy Abdul Halim, Selasa (1/7/2025).

Legislator asal Daerah Pemilihan Jawa Timur IV ini berharap Danantara mampu memainkan peran strategis dalam pengelolaan aset negara, menarik investasi berkualitas, serta memperkuat sektor industri dan perdagangan nasional. Menurutnya, sinergi antara lembaga legislatif dan pengelola aset menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

“Dengan peran Danantara ke depan, kita berharap pengelolaan kekayaan negara menjadi lebih profesional dan transparan. Kita juga ingin investasi di Indonesia meningkat signifikan, yang pada akhirnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai angka 8 persen,” tegasnya.

Gus Rivqy menyatakan bahwa Komisi VI DPR RI berkomitmen memberikan dukungan politik sekaligus pengawasan konstruktif untuk membantu pencapaian target-target besar yang diemban Danantara. Ia juga mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam memperkuat fondasi ekonomi menuju Indonesia sebagai negara maju.

Danantara sendiri merupakan lembaga baru yang bertugas mengelola kekayaan negara secara inovatif dengan pendekatan korporasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada penciptaan nilai tambah ekonomi.

“Sudah saatnya aset negara kita dikelola dengan strategi dan teknologi terkini, demi mewujudkan kemandirian ekonomi nasional,” tutup Gus Rivqy.

Baca Juga:  Bob Hasan Tegaskan RUU PPRT Harus Beri Kepastian Hukum Hubungan Kerja Pemberi Kerja, Penyalur, dan PRT

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan Wisma Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (30/06/2025). Kepala BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menyatakan bahwa kehadiran Danantara diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen.

Saat ini, Danantara tercatat mengelola aset senilai lebih dari USD 1 triliun atau setara dengan Rp16.800 triliun, serta membawahi 889 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis di berbagai sektor.

Sumber: fraksipkb.com

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru