Kawendra Lukistian: Maskapai Harus Siapkan Pelayanan Terbaik untuk Jemaah Haji

Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Kawendra Lukistian | Foto: DPR RI (dok)

Tangerang, PR Politik – Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Kawendra Lukistian, menekankan pentingnya kesiapan maksimal dari seluruh maskapai penerbangan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia, baik saat keberangkatan maupun saat kepulangan. Hal ini disampaikannya menjelang keberangkatan Timwas Haji DPR Gelombang II Tahap II di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (31/5).

Kawendra, yang juga merupakan Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, menyebut bahwa aspek transportasi memiliki peran vital dalam menjamin kelancaran dan kenyamanan ibadah haji. Ia meminta semua maskapai yang terlibat dalam penerbangan haji tahun ini—Garuda Indonesia, Lion Air, dan Saudi Airlines—untuk menjaga kualitas pelayanan dengan standar terbaik.

“Sebagai mitra Komisi VI dan juga anggota Timwas Haji, kami memastikan kepada para mitra transportasi, khususnya Garuda Indonesia, bahwa kesiapan terbaik harus diberikan kepada jemaah haji. Mereka adalah tamu-tamu Allah, maka harus diberikan fasilitas terbaik agar ibadahnya nyaman dan khusyuk,” ujarnya.

Kawendra menjelaskan bahwa dalam rapat sebelumnya bersama pihak Garuda Indonesia, DPR telah menyoroti sejumlah aspek krusial yang harus dijaga. Di antaranya ketepatan waktu keberangkatan dan kepulangan, kenyamanan kursi pesawat, kualitas makanan selama penerbangan, serta penanganan bagasi. Ia juga menekankan pentingnya keramahan dan sikap humanis dari awak kabin dan kru darat, terutama karena mayoritas jemaah adalah lanjut usia.

“Sejauh ini, laporan yang kami terima dari para mitra, alhamdulillah operasional berjalan on time. Ini penting untuk dijaga agar para jemaah tidak kecewa. Konsistensi dalam pelayanan adalah kunci,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengawasan dari DPR tidak hanya berhenti pada fase keberangkatan, melainkan juga akan terus dilakukan hingga proses pemulangan jemaah ke Tanah Air selesai.

Baca Juga:  Kawendra Lukistian Dorong PT Danareksa Permudah Akses Pendanaan bagi Sineas Nasional

“Transportasi adalah awal dan akhir dari pengalaman ibadah haji mereka. Maka dari itu, layanan yang maksimal harus diberikan sejak dari tanah air sampai kembali ke rumah masing-masing,” tutup Kawendra.

Pada musim haji 2025 ini, tiga maskapai utama telah ditunjuk untuk melayani keberangkatan dan pemulangan jemaah haji Indonesia, yaitu Garuda Indonesia, Saudi Airlines, dan Lion Air. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa seluruh sarana transportasi yang digunakan telah disiapkan secara optimal.

Garuda Indonesia akan mengoperasikan 13 armada untuk melayani jemaah dari Embarkasi Aceh, Medan, Solo, Balikpapan, Makassar, Lombok, dan sebagian Jakarta-Pondok Gede. Maskapai nasional ini dijadwalkan mengangkut 104.172 jemaah reguler dan petugas dalam 287 kelompok terbang (kloter).

Saudi Airlines sendiri akan mengerahkan 16 armada untuk melayani 102.182 jemaah dan petugas dari Embarkasi Batam, Palembang, Jakarta-Bekasi, Kertajati, Surabaya, dan sebagian Jakarta-Pondok Gede.

Sementara itu, Lion Air menyiapkan 6 armada pesawat yang akan membawa 11.762 jemaah dari Embarkasi Padang dan Banjarmasin.

Secara keseluruhan, penyelenggaraan haji tahun ini melibatkan 14 bandara embarkasi dan debarkasi di berbagai daerah di Indonesia sebagai titik awal dan akhir perjalanan ibadah jemaah.

 

Sumber: fraksigerindra.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru