Wamensos Ajak OKP Kawal Tiga Mandat Utama Presiden: Digitalisasi Data, Sekolah Rakyat, dan Bansos Tepat Sasaran

Jakarta, PR Politik – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengajak seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP) mengawal tiga mandat utama Presiden, yaitu Digitalisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), Sekolah Rakyat (SR), dan Bantuan Sosial (Bansos) Tepat Sasaran.

Dalam pertemuan bersama sejumlah organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Ormas Pemuda, antara lain Gerakan Pemuda Islama (GPI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI), Pelajar Islam Indonedia (PII), dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Wamensos menyampaikan apresiasi atas komitmen dan masukan untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas pemerintah.

“Terima kasih atas masukannya. Ini narasi besar, agenda besar, dan bangsa ini bisa bangkit karena mempertahankan jati diri. Semua ayo bersinergi. Kita ingin masyarakat mandiri dan berdaya,” ujar Wamensos Agus Jabo dalam audiensi di Kantor Kementerian Sosial, Selasa (14/10).

Wamensos menekankan pentingnya DTSEN sebagai fondasi data yang akurat dalam penyaluran bansos dan pelaksanaan program Sekolah Rakyat (SR). Ia menegaskan bahwa seluruh program harus berbasis data agar tepat sasaran. “Sudah bukan eranya lagi bekerja tidak berdasarkan data. Presiden ingin Sekolah Rakyat menjadi instrumen untuk memutus transmisi kemiskinan,” tambahnya.

Perwakilan OKP menyampaikan komitmen dan masukan, di mana GPI menekankan SR sebagai proyek masa depan bangsa. KAMMI menggarisbawahi perlunya kolaborasi dalam memperkuat data penerima bansos dan menyinergikan program Koperasi Desa Merah Putih. Sementara SEMMI mengusulkan penguatan pendidikan berbasis komunitas melalui gagasan pesantren lansia sebagai bagian dari upaya pemberdayaan sosial bagi kelompok rentan.

PII menyatakan dukungan terhadap kebijakan Presiden dan mendorong perluasan akses Sekolah Rakyat agar menjangkau lebih banyak pelajar termarjinalkan. Sedangkan LMND menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan program negara agar benar-benar berpihak kepada rakyat.

Baca Juga:  Kemenperin Gelar Bazaar Lebaran 2026, Pacu Konsumsi Produk Dalam Negeri dan Perkuat Sektor Agro

Mengutip semangat perjuangan Pangeran Diponegoro, Wamensos Agus Jabo menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah hilir dari perjuangan bersama dalam mencerdaskan dan memberdayakan bangsa.

“Kalau kawan-kawan ingin memberikan masukan, silakan. Kita menyadari bahwa di bawah masih ada praktik subyektif, jadi kita perlu bantuan dari semua pihak, termasuk OKP,” ujar Wamensos.

Pertemuan ini menegaskan tekad bersama antara Kemensos dan OKP untuk memastikan pelaksanaan program prioritas Presiden berjalan transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

 

 

sumber : Kemensos RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru