Wakil Ketua Komisi XII Sugeng Suparwoto Minta Kementerian Investasi Fokus Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8%

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto | Foto: Istimewa

Jakarta, PR Politik (5/12) – Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, meminta Kementerian Investasi dan Hilirisasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk fokus pada langkah strategis guna mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Kita berharap banyak dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM untuk fokus, karena mencapai pertumbuhan 8 persen itu sangat tidak mudah,” ujar Sugeng dalam rapat kerja bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/2024).

Sugeng, yang merupakan legislator Partai NasDem dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII (Banyumas dan Cilacap), menekankan pentingnya target investasi akumulatif tahunan yang mencapai Rp 3.000 triliun. Ia juga menyebut target akumulatif investasi hingga tahun 2029 yang diperkirakan harus menyentuh Rp 13.000 triliun agar target pertumbuhan 8% bisa tercapai.

“Per tahun kurang lebih akumulatif perlu investasi Rp 3.000 triliun, dan sampai 2029 totalnya sekitar Rp 13.000 triliun. Itu angka yang harus kita capai jika ingin tumbuh 8 persen,” jelas Sugeng.

Ia juga menyoroti risiko besar jika target pertumbuhan ekonomi ini gagal dicapai, mengingat tren pertumbuhan saat ini justru cenderung melambat. Sugeng mengingatkan potensi ancaman income debt yang dapat menjebak Indonesia dalam kondisi ekonomi yang stagnan.

“Kalau tidak tumbuh 8 persen, kita akan terkena apa yang disebut income debt. Kita bisa terjebak, dan ini cukup mengkhawatirkan. Dalam kuartal terakhir, pertumbuhan ekonomi terus turun, sekarang di angka 4,9% dari 5,2% pada periode sebelumnya,” tegasnya.

Baca Juga: Pupuk Subsidi Kunci Ketahanan Pangan, Anggota DPR Dorong Distribusi dan Harga Terjangkau

Sugeng menekankan bahwa selain mencapai target angka pertumbuhan, Kementerian Investasi dan Hilirisasi harus memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut berkualitas. Ia menilai pertumbuhan yang berkualitas harus mampu menciptakan lapangan kerja, memperbaiki kesejahteraan masyarakat, dan memberikan dampak positif yang nyata.

Baca Juga:  Daniel Johan Soroti Pentingnya Badan Restorasi Gambut dan Mangrove untuk Kelestarian Lingkungan

“Ini menjadi perhatian kita bersama. Kita tak perlu saling menyalahkan, justru mulai dari sekarang kita harus cermati semuanya. Pertumbuhan yang kita kejar harus benar-benar berkualitas, menyerap tenaga kerja, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tandas Sugeng.

Sugeng Suparwoto berharap Kementerian Investasi dan Hilirisasi dapat bekerja optimal, memastikan sinergi dengan berbagai pihak, dan menjalankan langkah-langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

 

Sumber: fraksinasdem.org

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru