Jakarta, PR Politik (23/12) – Anggota Komisi XII DPR RI dari Dapil Jambi, Rocky Candra, mendesak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menyediakan data aliran listrik yang lebih rinci hingga tingkat dusun, bukan hanya per desa. Permintaan ini disampaikan Rocky saat melakukan kunjungan kerja ke PLN UP3 Jambi dalam rangka Reses Komisi XII Masa Persidangan I 2024-2025 pada Kamis (19/12/2024).
“Karena itu saya minta data dusun-dusun mana saja yang sudah atau belum dialiri listrik, data yang lengkap,” ujar Rocky kepada awak media. Ia memberikan contoh Desa A yang memiliki 10 dusun, menekankan bahwa jika data hanya disajikan per desa, pemerintah tidak dapat memetakan kondisi sebenarnya. Hal ini karena bisa jadi hanya satu dusun yang sudah teraliri listrik, sementara dusun lainnya belum.
Rocky menegaskan bahwa data tersebut sangat penting untuk membantu Komisi XII DPR RI dalam memperjuangkan pemerataan aliran listrik hingga ke pelosok Provinsi Jambi.
Kunjungan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu disambut oleh sejumlah petinggi PLN, termasuk Senior Manager Perencanaan PLN UID S2JB M Taqwa, Senior Manager Keuangan Komunikasi & Umum PLN UID S2JB Wahyudi, dan Manager UP3 Jambi Ediwan, serta manajer lainnya dari berbagai unit PLN di Jambi.
Dalam pemaparan PLN, Manager UP3 Jambi Ediwan mengungkapkan bahwa rasio desa berlistrik (RDB) di Provinsi Jambi mencapai 99,87 persen, sementara rasio elektrifikasi (RE) mencapai 95,79 persen. Namun, masih ada dua desa di Kabupaten Merangin, yaitu Desa Air Liki dan Air Liki Baru, yang belum teraliri listrik.
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Dukung Pernyataan Prabowo Soal Memaafkan Koruptor yang Kembalikan Uang Rakyat
Menanggapi hal tersebut, Rocky mendesak PLN untuk segera menyelesaikan persoalan listrik di dua desa tersebut. “Saya ingin tahu apa kendala-kendala yang kita hadapi, sehingga bisa kita bantu mencari solusinya,” tegas mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi ini.
Rocky juga menyoroti pentingnya pelayanan PLN yang lebih humanis. Ia meminta agar PLN tidak mencabut aliran listrik pelanggan kecil yang menunggak akibat kesulitan ekonomi. “Kalau bisa, pelanggan-pelanggan dari kalangan bawah ini lebih diperhatikan,” katanya.
Selain itu, Rocky meminta PLN untuk memastikan pasokan listrik aman selama Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. “Jangan sampai ada pemadaman yang mengganggu aktivitas masyarakat selama Nataru,” ujarnya.
Sumber: fraksigerindra.id















