Magetan, PR Politik – Dalam beberapa pekan terakhir, laporan mengenai kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang sapi peternak kecil di Kabupaten Magetan semakin meningkat. Menanggapi hal ini, Riyono Caping, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, mengadakan kegiatan sosialisasi dan vaksinasi gratis untuk warga di daerah tersebut.
Kegiatan ini bertujuan untuk melindungi peternakan warga dari ancaman penyebaran penyakit yang dapat merugikan ekonomi. “Per tanggal 17 Januari 2024, saya sudah banyak mendapatkan info dan laporan terkait penyakit PMK di Kabupaten Magetan. Jumlah sapi yang terdampak penyakit PMK terdapat 435 kasus dengan angka kematian 59 ekor, 5 ekor sapi potong bersyarat, dan 326 sapi yang sembuh dari penyakit PMK,” papar Riyono.
Acara sosialisasi berlangsung di Desa Kraja, Kecamatan Parang, dihadiri oleh Direktur PPHNAK Kementerian Pertanian, UPT Pusvetma Jawa Timur, Dinas Peternakan Jawa Timur, Disnakkan Kabupaten Magetan, Camat Parang, dan Pemerintah Desa Krajan. Dalam sosialisasi ini, warga diberikan edukasi mengenai ciri-ciri penyakit PMK, cara penanggulangan, menjaga kebersihan kandang, dan pentingnya vaksinasi hewan ternak.
“Hari ini kita bersinergi bersama, berkolaborasi untuk mencegah wabah PMK di Magetan. Saya sangat mengapresiasi aksi gerak cepat dari Kementerian Pertanian yang tanggap dalam penanganan wabah PMK,” tambah Riyono.
Baca Juga: Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad Terima Dubes Singapura Bahas Kerja Sama Energi Terbarukan
Warga dan peternak menyambut baik kegiatan ini. Mereka diberikan himbauan untuk segera melapor jika ada tanda-tanda sapi mulai sakit, seperti melepuh pada mulut atau kuku, demam tinggi, dan kesulitan makan. Selain memberikan edukasi, Riyono Caping juga melakukan pengecekan langsung pada kandang sapi milik warga.
Kegiatan ini diharapkan dapat menekan penyebaran PMK sehingga ekonomi para peternak dapat normal kembali dan bahkan meningkat. “Sehatnya hewan ternak di daerah Magetan menjadi salah satu contoh penanganan PMK yang baik. Mudah-mudahan PMK segera sirna agar peternak kita tenang,” tutup Riyono.
Sumber: fraksi.pks.id















