Jakarta, PR Politik – Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, memuji langkah pemerintah dalam mempercepat pengangkatan calon aparatur sipil negara (CASN) dari yang semula dijadwalkan Oktober menjadi Juni 2025. Sementara itu, calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dipastikan akan diangkat paling lambat pada Oktober 2025.
“Kata selambat-lambatnya itu digunakan pemerintah setelah pemerintah memberikan penjelasan kepada kami secara terang benderang,” ujar Rifqinizamy melalui keterangan tertulis, Selasa (18/3/2025).
Legislator Partai NasDem dari Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan I (Kabupaten Balangan, Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tabalong, dan Tapin) ini mengungkapkan bahwa lebih dari 280 kementerian dan lembaga memerlukan waktu dalam proses pengangkatan CASN dan P3K.
“Bahwa ada lebih dari 280 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang meminta penundaan pengangkatan CPNS dan CP3K yang seharusnya diadakan pada April 2025, lantaran mereka di internal harus melakukan berbagai persiapan dan pengkondisian. Baik terkait dengan aspek teknokrat, administrasi termasuk keuangan, penggajian, dan lain-lainnya,” ungkap Rifqinizamy.
Menurutnya, seluruh instansi pemerintahan harus serius dalam menjalankan proses pengangkatan CASN dan P3K, mengingat kuota yang tersedia untuk P3K mencapai lebih dari 300 ribu orang, tetapi hingga kini data terkait belum juga diserahkan.
Ia berharap data tersebut dapat segera diserahkan sehingga pengangkatan honorer menjadi P3K dapat dilakukan selambat-lambatnya pada Oktober 2025. Dengan demikian, seluruh pekerjaan rumah Komisi II DPR terkait tenaga honorer di Indonesia dapat terselesaikan tahun ini.
Sumber: fraksinasdem.org















