Putih Sari Sambut Baik Indonesia Perkuat Komitmen Eliminasi TBC dengan Anggaran Tambahan Besar

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari | Foto: DPR RI (dok)

Jakarta, PR Politik (10/11) — Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menyambut baik peningkatan anggaran besar dari pemerintah untuk upaya eliminasi tuberkulosis (TBC) di Indonesia. Pemerintah telah mengalokasikan penambahan anggaran APBN lebih dari 20 kali lipat pada 2024, mencerminkan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan dukungan DPR RI dalam mencapai target Indonesia bebas TBC.

“Ini merupakan langkah signifikan dalam upaya kita untuk mengakhiri TBC di Indonesia. Komisi IX DPR RI berkomitmen untuk bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan guna mencapai target eliminasi TBC pada tahun 2030,” ungkap Putih Sari dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Minggu (10/11/2024).

Eliminasi TBC menjadi prioritas utama pemerintah, dengan strategi mempercepat penurunan kasus melalui inovasi dalam diagnosis, pengobatan, vaksinasi, dan pencegahan TBC. Pada tahun ini, Indonesia juga menjadi tuan rumah The Union World Conference on Lung Health 2024 di Bali pada 11-16 November. Acara ilmiah terbesar tentang TBC dan kesehatan paru ini akan dihadiri lebih dari 3.000 delegasi internasional.

Sebagai Asia Pacific Co-Chair of Global TB Caucus, Putih Sari menekankan bahwa konferensi ini memperkuat komitmen Indonesia dalam penanganan TBC, baik secara nasional maupun global.

Menurut laporan Global TB Report 2023, Indonesia memiliki beban kasus TBC terbesar kedua di dunia, dengan estimasi 1.090.000 kasus, atau 387 kasus per 100.000 penduduk. Kematian akibat TBC mencapai 125.000 jiwa per tahun, atau setara dengan 14 kematian per jam.

“Dengan anggaran yang meningkat sangat drastis, Indonesia berkomitmen untuk menerapkan inovasi dalam diagnostik, pengobatan, dan pembiayaan, mendekatkan kita pada target eliminasi TBC pada tahun 2030,” ujar Putih Sari, yang juga menjadi Presidium Kaukus Tuberkulosis DPR RI.

Baca Juga:  Sriyanto Saputro Dorong BMKG Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Sejak diberlakukannya Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis, Indonesia telah mengambil langkah signifikan menuju eliminasi TBC pada tahun 2030. Perpres ini mencakup enam strategi utama: memperkuat kerja sama lintas sektor, meningkatkan akses layanan TBC berkualitas, promosi kesehatan, penerapan pengobatan pencegahan, pemanfaatan inovasi riset dan teknologi, serta penguatan sistem kesehatan nasional.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, DPR RI bersama Global Health Strategies (GHS) meluncurkan Kaukus Tuberkulosis DPR-RI pada 19 Agustus 2024. Kaukus ini adalah bagian dari jejaring internasional Global TB Caucus, yang menghubungkan anggota parlemen dari berbagai negara untuk mempercepat penanganan TBC.

“Melalui Kaukus TBC, DPR RI berkomitmen penuh mendukung program eliminasi TBC melalui peningkatan anggaran, pengembangan inovasi kesehatan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pemangku kepentingan — termasuk pemerintah daerah, sektor swasta, organisasi masyarakat, dan lembaga internasional — untuk memastikan implementasi kebijakan yang efektif dan berkelanjutan. Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat mempercepat tercapainya Indonesia bebas TBC pada tahun 2030,” tutup Putih Sari, politisi Fraksi Partai Gerindra.

 

Sumber: dpr.go.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru