Presiden Prabowo dan Presiden MBZ Perkuat Hubungan Strategis Indonesia-PEA

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), di Qasr Al Watn, Abu Dhabi, Sabtu (23/11/2024). | Foto: Setneg (dok)

Abu Dhabi, PR Politik (26/11) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA), Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), di Qasr Al Watn, Abu Dhabi, Sabtu (23/11/2024). Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara yang telah lama terjalin erat.

Dalam sambutannya, Presiden MBZ menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Prabowo beserta delegasi. Ia menegaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan PEA telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, mencakup bidang perdagangan, investasi, hingga pembangunan.

“Hubungan kita bukan baru dimulai hari ini. Kita sudah saling mengenal sekian tahun, dan saya bangga dengan hubungan ini. Insyaallah, hubungan ini semakin membaik dan berkembang bagi kedua bangsa dan negara di tahun-tahun mendatang,” ujar Presiden MBZ.

Presiden MBZ menyoroti beberapa capaian kerja sama konkret, termasuk pertumbuhan perdagangan nonmigas sebesar 12 persen pada tahun lalu, dengan nilai mencapai USD4,6 miliar. Ia optimistis target perdagangan sebesar USD10 miliar dapat tercapai melalui implementasi perjanjian kerja sama ekonomi komprehensif serta penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral.

Kerja sama strategis kedua negara juga mencakup berbagai sektor, seperti energi terbarukan, aksi iklim, kecerdasan buatan, pendidikan, dan keamanan pangan. “Ini semua memastikan bahwa kita hari ini berangkat dari fondasi yang kokoh. Insyaallah kita akan lebih memperkuat pondasi ini, memperluas cakupan bidang kerja sama, dan mempergunakan setiap peluang yang tersedia,” tambahnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari pemerintah dan rakyat PEA. Ia menegaskan komitmen untuk melanjutkan hubungan baik ini di bawah kepemimpinannya.

“Prioritas saya dalam pemerintahan yang saya pimpin ke depan adalah pertama untuk menjamin keamanan dan ketahanan pangan, kedua ketahanan energi, dan selanjutnya untuk melaksanakan hilirisasi processing dari pada semua bahan baku kita di Indonesia supaya mendapatkan nilai tambah. Kita bisa bekerja di beberapa bidang dan kami ingin mengundang UEA untuk aktif berpartisipasi dalam ekonomi kami,” kata Presiden Prabowo.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Subianto Hadiri Forum Bisnis Indonesia-Brasil di Rio de Janeiro

Baca Juga: Meitri Citra Wardani: Swasembada Energi Butuh Partisipasi Aktif Masyarakat

Presiden Prabowo juga mengapresiasi dukungan PEA terhadap pendirian sovereign wealth fund Indonesia (INA) dan menyampaikan keinginannya untuk memperbesar peran INA dalam mendukung pembangunan nasional. Di bidang kemanusiaan, ia menyampaikan terima kasih atas inisiatif PEA melibatkan Indonesia dalam misi kemanusiaan di Gaza.

“Kami terima kasih atas kerja sama ini, atas inisiatif Yang Mulia mengajak kami, kami sangat berterima kasih,” ujar Presiden Prabowo.

Pertemuan ini ditutup dengan kesepakatan untuk meningkatkan koordinasi teknis hingga pelaksanaan guna mempercepat implementasi kerja sama yang telah dirancang. Kedua pemimpin menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan PEA adalah fondasi kuat dalam mendorong perdamaian, stabilitas, dan kemajuan bersama di kancah internasional.

“Ini tandanya bahwa hubungan antara kita sangat baik, dan saya terus ingin kerja sama dan konsultasi dengan Yang Mulia,” tutup Presiden Prabowo.

 

Sumber: setneg.go.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru