Jakarta, PR Politik – Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti, menggelar pertemuan diplomatik dengan Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Christopher B. Montero, di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (15/4). Pertemuan ini difokuskan pada upaya memperdalam kemitraan ekonomi dan memperluas akses pasar bagi produk-produk unggulan kedua negara.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak menyambut baik tren positif perdagangan bilateral Indonesia-Filipina yang terus menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Momentum ini dinilai sebagai peluang emas untuk memperkuat rantai pasok di kawasan Asia Tenggara.
Wamendag Dyah Roro Esti menegaskan bahwa Filipina merupakan mitra strategis Indonesia di ASEAN. Beliau menyampaikan komitmen pemerintah untuk menciptakan iklim perdagangan yang lebih terbuka dan saling menguntungkan guna mendongkrak kinerja ekspor nasional.
“Wamendag menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus mendorong akses pasar dan memperkuat hubungan dagang yang saling menguntungkan, sejalan dengan upaya peningkatan kinerja perdagangan luar negeri,” sebagaimana dilaporkan dalam agenda pertemuan tersebut.
Selain membahas komoditas yang sudah berjalan, pertemuan ini juga mengeksplorasi potensi pendalaman kerja sama di sektor-sektor baru yang memiliki nilai tambah tinggi. Upaya ini merupakan bagian dari strategi besar Kemendag dalam melakukan diversifikasi pasar dan memperkuat posisi tawar Indonesia di pasar internasional.
Dalam kegiatan audiensi tersebut, Wamendag didampingi oleh Direktur Perundingan Bilateral, Danang Prasta Danial, guna memastikan detail teknis perundingan sejalan dengan target capaian perdagangan kedua negara. Melalui sinergi ini, diharapkan hambatan dagang dapat diminimalisir sehingga arus barang dan jasa antar kedua negara semakin lancar.
sumber : Kemendag RI















